Showing posts with label Kiat Sukses. Show all posts
Showing posts with label Kiat Sukses. Show all posts

Wednesday, August 3, 2011

Preview Majalah LuarBiasa Agustus 2011 - Change or Die Berubah atau Mati




Preview Majalah LuarBiasa Agustus 2011 - Change or Die Berubah atau Mati

oleh : Andrie Wongso


Ada pepatah bijak menyebutkan, satu-satunya yang tak berubah adalah perubahan itu sendiri. Perubahan adalah sesuatu yang pasti, sesuatu yang sulit dielakkan, sesuatu yang niscaya. Setiap orang, setiap bangsa, dihadapkan pada tantangan yang sama yaitu perubahan. Mereka yang siap menghadapi perubahan, mereka itulah yang akan berhasil.



Meski tak mudah, perubahan adalah jawaban kesulitan. Banyak inspirasi diberikan oleh mereka yang sukses melakukannya. Bahkan sukses besar seringkali terselip di dua pilihan sempit ini: Berubah atau Mati. Untuk itulah majalah LuarBiasa edisi Agustus 2011 ini menurunkan cover story “CHANGE or DIE”.



Siapa saja yang memberi inspirasi?

    * Stanley Atmadja mengalami banyak fase “Change or Die” yang telah mengubah hidupnya. Mulai dari keluar dari zona nyaman saat menjadi petinggi Citigroup untuk mengawali bisnis sendiri dengan membangun Adira dari nol, hingga menjual Adira yang dibesarkannya ke Bank Danamon. Semua itu sudah diperhitungkannya dengan matang dan memberikan dampak besar pada kesuksesan dirinya dan perusahaannya.

   
    *BIL Project mungkin tak banyak yang mendengar. Tetapi menyebut nama ketiga musisi ini, Ikang Fawzi, Ekki Soekarno, dan Gilang Ramadhan, pasti mengetahui siapa mereka. Mereka adalah bersaudara ipar yang tergabung dalam kelompok musik baru Brother In Law Porject alias BIL Project. Dan ternyata proyek besarnya adalah “bersih-bersih Indonesia”.
   
    * Pentas “Indonesia Kita” yang digagas Butet Kartaredjasa selalu dijubeli penonton. Ia dan rekan-rekannya bahkan tak segan mengajak tokoh nasional seperti Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan tokoh PDIP Pramono Anung ikut “manggung”. Inikah era kebangkitan seni tradisional?

   

Selain mereka, ada sederet tokoh sukses lain yang pantas disimak:

   1. Ikrar Nusa Bhakti. Banyak yang melihat kondisi Indonesia saat ini mengkhawatirkan. Peneliti di Pusat Penelitian Politik LIPI ini menyebutkan, hanya ada dua pilihan: Bangkrut atau Berjaya. Tetapi ia punya skenario optimisnya yang dipaparkan kepada Majalah LuarBiasa.

   
   2. Pandji Pragiwaksono. Melalui karyanya ia berani mengkritik sekaligus menawarkan berbagai solusi untuk melakukan sesuatu bagi Indonesia. Ia berharap, para pemuda bukan sekadar menginginkan perubahan, tapi harus aktif menciptakan perubahan

   
   3. Hendra B. Sjarifudin berhasil membangun Kenari Djaja menjadi perusahaan besar yang lebih dikenal sebagai “raja kunci” di Indonesia. Siapa sangka usaha ini dimulai dari sebuah oplet.

   
   4.Jamie Oliver. Siapa bilang hobi memasak profesi chef hanya akan membuat seseorang populer di sekitar dapur? Pemuda Inggris ini membuktikan bahwa memasak bisa mendorong seseorang ke puncak kepopuleran bak selebriti.

Baca juga artikel-artikel khas majalah LuarBiasa:

   1.Success Tips
      Mitos kehidupan yang perlu diluruskan

   
   2. Motivational Tips
      Positive thinking perlu dilatih

   
   3. Chinese Wisdom
      Semua gagak di dunia berwarna hitam



Majalah LuarBiasa.. full motivation, inspiration, and wisdom. Nutrisi mental! Dibaca kapan pun tetap "berisi"!



    Info/pemesanan/berlangganan:  hubungi (021) 6339523, 33445555 pada jam dan hari kerja.

    Atau KLIK http://www.majalahluarbiasa.com

Monday, July 25, 2011

12 karakter dasar entrepreneur



12 karakter dasar entrepreneur
 1. Percaya Diri
Percaya diri adalah ciri khas seorang entrepreneur. Ini adalah modal pertama yang harus dimiliki. Kita memang tidak dilahirkan dengan tingkat percaya diri yang sama, namun bukan berarti Anda tidak mampu. Brad Sugars mengatakanconfident muncul karena tindakan dan pengambilan keputusan yang berani saat mereka dalam keraguan. Justru disaat ragu mereka lebih banyak memutuskan “Yes” daripada “No”.
Mereka yang sering mengalami keraguan harus lebih sering mengambil keputusan kecil dan besar. Dengan demikian keputusan ini akan memupuk rasa percaya diri dan respek dari kawan maupun lawan.
2. Memiliki rasa tanggungjawab
Mereka bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Mereka bertindak dan memberi perhatian penuh terhadap proses. Mereka melihat solusi dari setiap masalah, bukan menyalahkan keadaan atau anak buah betapapun sulit keadaan itu. Dengan mental positif ini sang pengusaha mengajarkan seluruh karyawan untuk belajar bertanggung jawab. Mereka menggerakkan setiap individu agar dapat diandalkan dan membiarkan setiap individu merasakan nikmatnya memenangkan profit, teamwork, dan kesuksesan bisnis.
3. Mampu berkomunikasi
Entrepreneur menyadari bahwa faktor manusia sangat penting bagi kesuksesan bisnis. Bukan hanya karyawan tapi termasuk juga customer, business partner, dan elemen manusia lainnyalah yang membuat bisnis sukses atau hancur berkeping-keping. Maka komunikasi menjadi kunci kesuksesan dalam menciptakan hubungan yang harmonis.
Seorang entrepreneur terus mempelajari cara berkomunikasi efektif, baik secara tulisan maupun lisan.Mereka mau mendengar, berpikiran terbuka, menjaga integritas dengan mengatakan secara jujur apa yang ada didalam pikirannya.
4. Sangat Terbuka untuk Belajar Hal Baru
Ini adalah salah satu karakteristik yang paling saya kagumi. Enterpreneur adalah pembelajar sejati. Mereka sangat terbuka dengan semua hal yang berhubungan dengan ilmu baru. Banyak yang tidak mengecap pendidikan bisnis secara formal, namun mereka penuh semangat mencari informasi, bertanya, riset dan membaca buku. Tidak sedikit entrepreneur yang autodidak, mereka belajar dari kesalahan. Mereka tidak memiliki arogansi, ego dan dibutakan dengan melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang.
5. Team Player
Ini satu hal yang menarik berdasarkan penelitian para pakar bisnis. Entrepreneur adalah pemain tim yang penuh komitmen. Mereka menyadari bahwa sebatang lidi bisa dengan mudah dipatahkan, namun sapu lidi sangat sulit untuk dihancurkan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Mereka juga menciptakan leverage, daya ungkit dari teamwork untuk menyelesaikan persoalan bisnis yang rumit dan berat.Tidak ada entrepreneur yang sukses tanpa dukungan tim sukses.
6. System-Oriented
Seperti seorang ahli matematika, formula yang benar akan memberikan hasil yang benar. Selama kita masih menggunakan formula yang sama, hasilnya pasti sama. Seorang entrepreneur sangat mengandalkan sistem. Mereka berupaya menyelesaikan masalah dengan sistem sebelum mencari penyelesaian manusia. Mereka percaya bahwa bisnis yang sukses bukan karena mengandalkan manusianya tapi sistemlah yang bekerja.Manusia bisa sakit, cuti, resign. Jika entrepreneur mengandalkan manusia, maka sistem akan berhenti saat manusianya tidak di tempat.
Untuk itu entrepreneur perlu membuat sebuah blueprint dan guidance agar ada alat yang bisa memandu untuk mencapai hasil yang diinginkan secara konsisten. Nah, saat terjadi sebuah masalah, seorang entrepreneur akan menganalisa sistem yang sudah ada, melakukan desain ulang, implementasi, dan menyempurnakan sistem tersebut.
7. Dedikasi Tinggi
Seorang entrepreneur mendedikasikan dirinya untuk menyelesaikan rencana-rencananya, visinya, dan mimpi-mimpinya yang merupakan tujuan hidupnya.Salah satu alasan mengapa sebuah perusahaan gagal adalah karena bisnis tersebut kehilangan fokus.Contoh yang sangat nyata, Donald Trump sangat fokus dengan property, Anita Roddick sangat fokus dengan kosmetik ramah lingkungan, Warren Buffet sangat fokus dengan investing, Bill Gates sangat fokus dengan Microsoft, Michael Dell sangat fokus dengan Dell Computer,Robert Kyosaki sangat fokus dengan edukasi financial, Anthony Robbins sangat fokus dengan peak performance coach. Tidak menghiraukan masalah dan upaya yang harus dilakukan, seorang pengusaha sangat berdedikasi tinggi dan single-minded atas komitmen terhadap goal mereka.
8. Grateful
Entrepreneur sejati ternyata adalah orang-orang yang penuh rasa syukur. Mereka sadari semakin bersyukur, semakin tangan terbuka semakin terbuka pula pintu-pintu rizki.Karena hanya orang yang menghargai pemberian akan lebih banyak diberi.Mereka bukan hanya bersyukur menerima kebaikan, namun mereka juga bersyukur karena mendapat pembelajaran dari kesalahan. Mereka tidak menganggap remeh apapun, dan inilah yang memberikan mereka ketekunan, daya tahan serta fleksibilitas untuk terus maju.
9. Optimistic
Mereka sangat optimis. Mereka tidak menjadikan kegagalan masa lalu menjadi hambatan untuk maju. Ambil hikmah dari kegagalan dan ciptakan momentum baru. Saat musim kemarau mereka tetap menaruh harapan bahwa musim hujan akan tiba dan saat makmur menghampiri, mereka menambah keyakinan, iman, dan pengharapan bahwa dunia akan menjadi lebih baik.
10. Fun
Semangat tinggi. Sebanyak 80% kegagalan di dunia bisnis disebabkan oleh manusia. Untuk itu entrepreneur sangat menghargai hubungan antar-manusia. Mereka sangat mudah didekati, suka bersosialisasi juga humoris. Semangat mereka menular kepada team, pelanggan, teman, suplier.Meskipun mereka adalah pekerja keras, mereka juga seimbang dalam membagi kesenangan, bersama keluarga. Para psikolog mengakui, entrepreneur yang memiliki keseimbangan antara kerja keras dengan fun adalah orang yang lebih berpotensi memiliki karir dan kesuksesan lebih tinggi lagi.
11. A Leader by Example
Selain self motivated, mereka juga memiliki kemampuan untuk memimpin orang. Mereka memahami pentingnyateamwork, dan mereka memahami bahwa mendukung orang lain untuk sukses dan menjadi pemimpin akan membawa hasil yang lebih memuaskan lagi.Mereka bukan leader yang tidak bisa digantikan sehingga menimbulkan ketergantungan.
12. Not Afraid of Risk or Success
Bukan hanya mengambil kesempatan, namun mereka mengambil resiko. Banyak orang menghambat kesuksesan dengan cara menurunkan mimpi dan takut dengan kemungkinan sukses. Ada pengusaha yang masih memiliki employee mindset bertahan dengan familiarity, zona nyaman, dan berusaha untuk tidak berubah. Entrepreneur bukan orang yang tak kenal rasa takut. Mereka menciptakan prioritas sehingga mengalahkan rasa takut gagal, frustrasi, kebosanan, ketidakpuasan dan takut sukses.
Salam FUNtastic!
Written by:
Tom Mc Ifle
COO ActionCOACH Indonesia
Business & Executive Coach
Penulis buku best seller, Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Iklan





Monday, July 18, 2011

2 Hal Penting Bagi Pemenang

sumber : Andrie Wongso
2 Hal Penting Bagi Pemenang

  • Mampu memikirkan apa yang tidak dilakukan pesaing!
  • Mampu melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh pesaing!

Untuk sukses dalam bisnis serta mampu memuaskan kebutuhan pelanggan, kita harus memiliki “faktor kekuatan / kelebihan” (baik itu produk, jasa, harga, lokasi, strategi, timing, servis, sumber daya manusia, dan lainnya).

Dunia bisnis selalu berubah. Hari ini suatu produk bisa menguasai pangsa pasar besar, namun esoknya bisa menjadi produk yang ‘mandul’ karena terlibas oleh pesaing yang mampu menghasilkan produk yang lebih unggul, lebih tangguh, dan punya “keunikan”. Maka agar tetap eksis sebagai pemenang, kita dituntut berani melakukan perubahan, pembenahan, dan kreativitas secara berkesinambungan.

2 Hal Penting Bagi Pemenang


Be the bestAlways!

kumpulan motivasi stia aan
 

Saturday, June 25, 2011

Cara Pengaruhi Orang Lain Menuju Sasaran Yang Diinginkan

Cara Pengaruhi Orang Lain Menuju Sasaran Yang Diinginkan

Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W.Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efisien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.
Sejarah Manajemen :
Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang yang disebut manajer ketika itu mempedulikan tentang rencana apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.
Pemimpin muda mungkin tidak mengetahuinya, dan orang yang sudah kawakan tidak lagi memikirkannya, tapi situasi tidak mengaburkan kebenaran: pemimpin mempengaruhi sepanjang waktu.
Pada satu tahapan ini memang masuk akal. Namun, sebagai pemimpin kita berupaya untuk membawa orang lain menuju arah yang diinginkannya, dan karena kita tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan apapun (setidaknya tidak berhasil untuk waktu yang diperpanjang), kita harus mengandalkan kemampuan kita untuk mempengaruhi orang lain dan menggerakkan mereka menuju sasaran.
Pengaruh seperti ini yang terencana atau ditujukan adalah penting, tapi seringkali dilupakan, tapi ini tidak hanya mempengaruhi masalah tersebut, maupun masalah yang paling aman.
Pengaruh yang “sehari-hari” mungkin kita lupakan atau abaikan karena kita tidak menyadari bentuk pengaruh terselubung dan bagaimana menembusnya.
Kenyataannya adalah sebagai seorang pemimpin apapun yang kita lakukan selalu diperhatikan, dan memiliki makna yang ditetapkan.
Mari kita lihat lima cara pemimpin yang membagi pengaruh, dengan sengaja atau tidak.
Lima pengaruh
Kami saling mempengaruhi kelima cara ini sepanjang waktu. Semakin kita menyadari ini, semakin berhasil kita menyadari ini, semakin sukses kita.
  1. Kata-kata. Hal-hal yang kita katakan dan yang tidak, memiliki pengaruh besar pada pemikiran dan perilaku orang lain. Ini bisa seperti bentuk dari komentar politisi yang terencana dengan baik dan berulangkali (atau sebelum rapat perencanaan yang besar), atau dari cara yang bisasa seperti cara kita menyapa mereka di pagi hari. Semua yang dikatakan pemimpin berperan dalam keberhasilan pengaruh mereka untuk menggerakkan orang ke arah yang diinginkan.
  2. Tindakan. Tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata adalah hal yang klise. Bagi seorang pemimpin, ini lebih dari sekedar hal klise; ini adalah kebenaran. Apa yang Anda lakukan saat seseorang membagi ide barunya? Bagaimana Anda ingin kami bertindak terhadap kabar terkait dengan pelanggan baru atau masalah? Tim Anda memberikan isyarat terkait dengan hal-hal yang Anda tempatkan sebagai prioritas hanya dengan melihat mana yang menjadi fokus terbesar Anda, baik energi/waktu/perhatian.
  3. Bahasa tubuh. Apakah Anda mengangguk dengan semangat atau memutar mata Anda? Apakah Anda tersenyum lebar atau tetap cemberut? Apakah Anda duduk dengan tegap dalam pertemuan, atau bersandar santai? Orang disekitar Anda menggunakan petunjuk ini. Tantangan terbesarnya adalah bahasa tubuh kita bisa disalahartikan sehingga kita harus waspada dan menyadari resiko ini.
  4. Sikap. Hampir semua orang tahu dan percaya bahwa antusiasme itu menular, sayangnya, kebalikannya juga ada benarnya. Sikap kita menular terlepas dari apapun itu, terlebih sebagai seorang pemimpin. Seorang peserta workshop pernah bertanya pada saya,”Saya bisa menebak ini hari yang baik dari sikap supervisor saya saat dia berjalan ke pintu.” Cukup apa yang dikatakannya.
  5. Keputusan. Tentu saja keputusan kita mempengaruhi pemikiran dan sikap banyak orang, tapi saya tidak membicarakan keputusan yang terbuka mengenai tindakan dan arah yang mungkin akan kita bagi dalam pertemuan staff. Dibandingkan, saya membicarakan mengenai keputusan yang tidak nampak yang memiliki dampak langsung pada empat cara lainnya dimana kami membagi pengaruh kami.
Jika saya pernah meminta Anda untuk memberikan daftar setelah membaca artikel ini, mungkin Anda akan melakukannya dengan empat cara pertama. Karena semuanya penting, ini adalah cara kelima, mempengaruhi melalui keputusan, yang mungkin dilupakan tapi tidak bisa disangkal sebagai yang paling penting karena keputusan dan pilihan kami langsung mempengaruhi empat pengaruh lainnya.
Sebagai pemimpin kami mempengaruhi, apakah kami suka atau tidak.
Pemimpin terbaik membuat keputusan untuk mempengaruhi secara positif dan membangun dan menyadari bahwa keputusan tersebut langkah pertama yang penting untuk mewujudkannya.
Satu jalan untuk secara sadar meningkatkan kemampuan Anda dalam mempengaruhi orang lain adalah dengan terus menerus meningkatkan ketrampilan kepemimpinan Anda.
Sumber

kumpulan motivasi stia aan

Friday, June 24, 2011

"RAHASIA KEBERUNTUNGAN" diungkapkan secara ILMIAH, buat yang ingin beruntung :)

"RAHASIA KEBERUNTUNGAN" diungkapkan secara ILMIAH, buat yang ingin beruntung :)
oleh Agus wijaya


Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang-orang beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang merasa hidupnya selalu sial. Memang kesannya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.
Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang-orang dari kelompok yang merasa sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?
Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi “berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini”. Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: “berhenti menghitung sekarang dan bilang ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!” Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar-benar sial.
Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya “scientific” atau ilmiah ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:
1. Sikap terhadap peluang.
Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?
Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.
Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permatanya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: “Mr. Buffet!” Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang Investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permatanya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg dengan harga tinggi. Helzberg betul-betul beruntung.
2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.
Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision (hasil akhir) umumnya dari “good feeling” (perasaan yang baik). Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur ataupun doa. Pada kondisi mental dan batin yang tenang, serta pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.
Banyak teman mungkin bertanya, “mendengarkan intuisi” itu bagaimana? Apakah tiba-tiba ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba-tiba mendengar suara yang tidak ketahuan sumbernya, bisa-bisa itu halusinasi. Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang tertentu yang beneran dengar suara, meski jumlahnya sangat sedikit.
Tapi kalau pengalaman pribadi, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:
- Isyarat dari Badan.
Anda pasti sering mengalami. “Gue kok tiba-tiba deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali”, semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat-isyarat tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda kok tiba-tiba meriang setiap mau dapet deal besar, ya diwaspadai saja kalau tiba-tiba anda meriang lagi.
- Isyarat dari Perasaan.
Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang sering saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah semester awal, saya suka merasa tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut dan menikmati kerjaannya. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain semisal waktu saya masih bekerja sebagai karyawan tetap, saya excited pada saham bisnis perusahaan tertentu dan beberapa tahun kemudian saya mendapat peluang untuk mendapatkan beberapa persennya, demikian seterusnya sampai sekarang. Tentu saja semuanya dilengkapi dengan doa dan tindakan.
3. Selalu berharap kebaikan akan datang.
Orang yang beruntung ternyata suka ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan hal-hal yang mengandung optimisme dan harapan yang baik lalu bandingkan dengan para pengangguran (makan tidur) atau orang yang bersikap pecundang, perhatikan kalimat-kalimat dan nada pesimis yang mereka gunakan berulang kali. Pikiran manusia cenderung menimbun banyak hal negatif ketika tidak bekerja dengan baik dan biasanya pikiran negatif itu secara psikologis tersalurkan lewat kata-kata dan aktivitas tak bermakna. Pemenang bersikap membangun, bersyukur dan berkeyakinan positif, pecundang bersikap menyerang, mencela dan mengeluh banyak hal.
4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.
Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya dan mereka cenderung untuk melihat sisi terbaiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umumnya adalah: “wah sial benar ada di tengah-tengah perampokan”. Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: “untung saya ada disana, jadi saya bisa mengutarakan pengalaman saya untuk media dan bakal menghasilkan banyak uang”. Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung terus. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.
Sekolah Keberuntungan.
Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School. Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu adalah dengan membuat “Luck Diary”, buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.
Mereka DILARANG KERAS menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan dan mensyukurinya, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yang mereka tuliskan.
Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Luck Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip “law of attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.
Ternyata semua orang juga bisa beruntung, termasuk Anda semua.
Siap memulai petualangan menjadi si UNTUNG?
Ubahlah SIKAP kita dalam menjalani kehidupan :) salam keberuntungan!

kumpulan motivasi stia aan

Friday, June 17, 2011

9 Wisdom yang Luar Biasa

9 Wisdom yang Luar Biasa
oleh andrie wongso
9 Wisdom yang Luar Biasa kumpulan motivasi stia aan yogyakarta

1. Doa bukanlah "ban serep" yang dapat kita keluarkan ketika bermasalah.

Doa itu KEMUDI yang menjadi penunjuk arah yang tepat.
2. Persahabatan seperti sebuah buku.
Kita hanya perlu waktu beberapa detik untuk "membakarnya", tapi perlu waktu yang lama untuk "menulisnya".
3. Semua hal dalam hidup ini adalah sementara.
Jika sedang berlangsung baik, nikmatilah, karena belum tentu bertahan selamanya. Jika terjadi masalah, jangan terlalu khawatir, karena juga tak kan demikian selamanya!
4. Teman lama adalah emas! Teman baru adalah berlian.
Jika Anda mendapat berlian, jangan lupakan emas. Ingat, untuk mempertahankan berlian, kamu selalu memerlukan dasar berupa emas.
5. Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir bahwa "inilah akhir dari segalanya", Tuhan tersenyum dan berkata, "Tenanglah, ini hanya tikungan, bukan jalan buntu!"
6. Ketika Tuhan memecahkan masalah Anda, Anda memiliki kepercayaan pada kemampuanNya. Ketika Tuhan tidak memecahkan masalah Anda, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuan Anda.
7. Seorang tunanetra bertanya kepada orang bijak, "Adakah yang lebih buruk daripada kehilangan indera penglihatan?" Jawab orang bijak, "Ya, ada. Kehilangan VISI hidup adalah yang terparah!"
8. Ketika Anda mendoakan orang lain, Tuhan mendengarkan dan memberkatinya.
Maka ketika Anda berada dalam keadaan aman dan happy, ingatlah bahwa ada seseorang yang telah mendoakan Anda.
9. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah pada esok hari..
Ia hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini!
Salam sukses luar biasa!

kumpulan motivasi stia aan

Monday, May 16, 2011

Sebuah Kunci Kecil

Sebuah Kunci Kecil
Sebuah gembok dengan kokoh mengunci pintu pagar. Lalu, datanglah sebatang tongkat besi yang gagah perkasa. Ia mengerahkan seluruh tenaganya, tapi tetap saja tak mampu membuka gembok itu.
Kemudian, datanglah sebuah kunci kecil. Dengan ringan kunci itu berputar. Terdenga satu suara ringan, ‘klik’ & terbukalah gembok itu.
Batang besi tak habis pikir atas kejadian itu, maka dia bertanya, “Mengapa aku yang setengah mati mengerahkan tenaga tak bisa membukanya tapi kamu yang kecil dengan mudahnya berhasil?”
Kunci menjawab, “Itu karena aku memahami isi hatinya.”
Sahabat yang Luar Biasa!
Hati setiap manusia ibarat "pintu yang tergembok"!
Maka, "batangan besi" yang paling kokoh pun tak bisa membukanya.
Perhatian & kasih sayang akan mengubah kita menjadi sebuah "kunci kecil" yang akan dapat memahami & membuka pintu hati orang lain. Setuju?
Salam sukses Luar Biasa!


Monday, April 25, 2011

Rahasia Sukses Pemasar

Rahasia Sukses Pemasar
By M. Suyanto ( http://www.facebook.com/notes/mohammad-suyanto/rahasia-sukses-pemasar/90536806984 )

Malcolm Gladwell dalam bukunya yang berjudul Blink, menceritakan tentang seorang penjual mobil yang sukses. Orang tersebut bernama Bob Golomb. Sang Direktur penjualan keagenan Nissan Flemington tersebut biasa mengenakan setelan jas hitam dengan model konservatif sehingga sepintas seperti manajer bank atau pialang saham. Sejak terjun ke bisnis mobil lebih dari satu dasawarsa, Golomb telah menjual mobil rata-rata sekitar dua puluh mobil per bulan, yakni lebih dari dua kali hasil penjualan rata-rata penjual mobil lain. Di meja kerjanya, Golomb memajang lima bintang emas yang diberikan oleh perusahaan sebagai penghargaan atas kinerjanya.

Rahasia sukses Golomb ada tiga, yaitu pertama, beri perhatian kepada pelanggan. Kedua, beri perhatian kepada pelanggan. Ketiga, beri perhatian kepada pelanggan. Jika Anda membeli mobil kepada Bob Golomb, ia akan menelpon Anda esok harinya, memastikan bahwa segala sesuatunya beres.

Jika Anda datang ke tokonya tetapi belum membeli apapun, ia akan menelpon esok harinya, hanya untuk mengucapkan terima kasih karena sudah berkunjung. “Anda harus selalu menampilkan mimik wajah terbaik, bahkan ketika pengalaman Anda sendiri buruk. Anda melupakan dahulu masalah-masalah Anda. Bahkan kalau situasi di rumah sangat tidak menyenangkan, Anda harus tetap memberikan yang terbaik kepada pelanggan Anda “ kata Bob Golomb.

Rahasia terakhir dari Golomb adalah ia tidak menilai orang berdasarkan penampilan. Ia mengandaikan bahwa siapapun yang datang ke ruang pamernya mempunyai peluang persis sama untuk membeli mobil. “Anda tidak boleh salah menilai orang bisnis ini” katanya berulang-ulang. “Buruk sangka sama saja dengan bunuh diri. Anda harus mengusahakan yang terbaik bagi tiap orang. Seorang penjual yang masih hijau ketika melihat seorang calon pembeli bisa berkata: Orang ini mustahil mampu membeli mobil. Pada hal ini kesalahan paling buruk bagi seorang penjual, sebab kadang-kadang justru sebaliknya. Saya mempunyai pelanggan petani, yang selama sekian tahun telah membeli bermacam-macam mobil dari saya.

Kami cukup membuat kesepakatan cukup dengan jabat tangan, lalu memberi saya pecahan seratus dolar sambil berkata: Tolong antarkan ke desa saya. Kami bahkan tidak harus menulis surat pemesanan. Sekarang, jika Anda melihat orang ini, dengan baju petaninya yang belepotan kotoran sapi, Anda mungkin berpendapat ia tak mampu membeli mobil. Padahal dalam kenyataan ia justru mampu membayar dengan kontan. Atau kadang-kadang ketika yang datang ke ruang pamer seorang anak remaja, Anda boleh jadi tak menganggapnya serius. Padahal, malam harinya sang remaja mungkin kembali bersama ibu dan ayahnya, untuk memutuskan pembelian sebuah mobil” kata Bob Golomb.

kumpulan motivasi stia aan

Monday, April 18, 2011

KETAKUTAN YANG TERBALIK

KETAKUTAN YANG TERBALIK
oleh Bong Chandra ( http://www.facebook.com/home.php#!/note.php?note_id=279105500206 )

Penghalang terbesar manusia untuk meraih sukses dan keberhasilan adalah rasa takut. Takut akan kegagalan, takut akan penolakan, takut akan kerugian, dan takut akan ketidak pastisan. Bohong besar jika di dunia ini ada seorang manusia yang dilahirkan tanpa rasa takut. Saya percaya setiap orang memliki rasa takut, hanya saja memiliki tingkat intensitas yang berbeda.

Rasa takut adalah pemberian berharga dari Tuhan. Tanpa rasa takut kita tidak akan pernah tahu apa itu keberanian, tanpa rasa sedih kita tidak akan pernah tahu apa itu kebahagiaan. Sebagian besar orang menjadikan rasa takut sebagai kelemahan mereka, sebaliknya orang sukses selalu menjadikan rasa takut sebagai kekuatan mereka. Beberapa orang sering bertanya hal ini kepada Saya, “Bagaimana mungkin menjadikan rasa takut sebagai kekuatan?!” Saya selalu menjawab, “Jauh lebih mudah membalikan rasa takut kita menjadi kekuatan, dibanding menghilangkan rasa takut itu sendiri.

Apakah Anda pernah melihat seorang yang tidak bisa berlari, tiba – tiba berlari seperti layaknya pelari kelas dunia setelah dikejar oleh anjing? Apa yang membuat orang itu bisa berlari dengan kencang? Jawabannya adalah “Rasa Takut”.terhadap anjing. Terkadang potensi dan kekuatan yang terpendam dalam diri kita akan keluar ketika kita mengalami rasa takut. Jangan jadikan rasa takut Anda sebagai kelemahan, tetapi jadikan rasa takut Anda sebagai kekuatan.

Seorang Sales yang sukses juga memiliki rasa takut, tapi ketakutan yang terbalik. Ia bukan takut ditolak oleh calon pelanggannya, tetapi ia takut jika ia tidak berjuang menjadi seorang sales yang sukses maka ia tidak bisa membahagiakan keluarganya. Seorang pengusaha yang sukses juga memiliki rasa takut, tetapi ketakutan yang terbalik. Ia bukan takut rugi dalam berinvestasi, tetapi ia takut jika ia tidak berinvestasi ia akan kehilangan kesempatan emas. Rasa takut bisa menjadi batu sandungan bagi setiap orang, namun rasa takut juga bisa menjadi batu lompatan untuk meraih kesuksesan
Ketakutan sesungguhnya adalah hasil dari imajinasi yang kita ciptakan sendiri. Apa yang kita takuti tidaklah semenakutkan apa yang sebenarnya. Pesan Saya hanya satu, Do What You Fear, Watch it Disappear! Lakukan apa yang Anda takuti, maka Anda akan melihat ketakutan tersebut lenyap begitu saja.



kumpulan motivasi stia aan

Saturday, April 16, 2011

Berpikir Benar, Berpikir Positif

Berpikir Benar, Berpikir Positif
Oleh Elsa Sakina
( http://inspirasi-motivasi.blogspot.com )

Pikiran positif adalah pikiran yang dapat membangun dan memperkuat
kepribadian atau karakter. Ini juga berarti bahwa kita bisa menjadi pribadi
yang lebih matang, lebih berani menghadapi tantangan, dan melakukan hal-
hal yang hebat. Pikiran positif tak akan membuat kita berhenti karena
keterbatasan atau kelemahan kita, namun pikiran positif justru akan
membuat kita mencari kekuatan kita hari demi hari.

Pascal pernah mengutarakan kalimat-kalimat bijak, yang kira-kira
bunyinya seperti ini:

"Pikiran positif datang dari kepercayaan, pikiran negatif datang dari
keragu-raguan; rasa takut yang benar adalah rasa takut yang digabungkan
dengan harapan, karena itu lahir dari kepercayaan, serta kita berharap pada
Tuhan yang kita yakini; sementara rasa takut yang salah digabungkan dengan
keputusasaan, karena kita takut pada Tuhan; beberapa orang takut
kehilangan-Nya, sementara yang lain takut mencarinya."


Jadi, kita tak perlu ragu-ragu akan kemampuan kita. Kita harus
percaya pada kemampuan kita. Harga diri yang kita miliki seharusnya bisa
membuat kita kuat dan terus bersikap positif. Kita juga seharusnya tak pantas
untuk menjadikan ‘membuat alasan’ sebagai kebiasaan kita. Sikap seperti ini
tak akan bisa membuat kita menjadi pemenang dalam kehidupan ini. Sikap
seperti inilah yang akan membunuh ambisi, melemahkan kemauan, dan
membahayakan diri kita sendiri.

Orang-orang yang terus menerus dikelilingi oleh ketakutan tak tahu
betapa banyaknya pikiran-pikiran negatif yang mempengaruhi mereka tiap
harinya. Mereka membatasi diri mereka sendiri dengan sugesti bahwa
keterbatasan mereka menghalangi mereka untuk sukses, dan mereka juga
percaya bahwa diri mereka tidak berharga. Mereka tidak berpikir bagaimana
caranya agar sukses, tapi mereka justru berpikir bagaimana mereka bisa
gagal.

Pernahkan Anda mendengar tentang Washington Irving? Irving adalah
seorang sastrawan Amerika yang terkenal dengan karyanya yang berjudul
“The Legend of Sleepy Hollow”. Suatu ketika, Washington Irving pernah
diminta untuk memimpin suatu cara makan malam untuk kedatangan Charles
Dickens, namun dia merasa bimbang dan yakin bahwa dirinya tak akan
berhasil. Irving ditunjuk sebagai seorang pemimpin perjamuan, dan akhirnya
dia menerima tugas tersebut.



Tapi, Irving terus menerus mengatakan bahwa dia takut jika dia akan
gagal. Saat malam perjamuan tiba, Irving membuat pembukaan yang bagus,
tapi tiba-tiba dia berhenti dan menutup pembicaraannya. Ketika dia duduk,
dia berbisik pada teman di sebelahnya, "Sudah saya bilang, saya pasti gagal…
dan itu baru saja terjadi!"



Cara berpikir Irving tersebut adalah alasan mengapa ia gagal.
Seandainya ia berpikir bahwa dia pasti bisa, bukan pasti gagal, maka saya
yakin kejadiannya tidak akan seperti itu.

Dalam membangun kebiasaan berpikir positif — dengan hanya melihat
yang terbaik dalam diri Anda dan orang lain, percaya bahwa Anda mampu
melakukan hal-hal besar — perlu ditekankan bahwa pikiran kita memang

suatu hal yang akan menentukan keberhasilan kita. Apa yang Anda lakukan
kemarin menentukan diri Anda hari ini, dan apa yang Anda lakukan hari ini
akan menentukan jadi apa Anda besok.

Coba tanyakan pertanyaan berikut: Apakah Anda mendapat manfaat

dari berpikir negatif?

Apakah Anda ingin memikirkan sesuatu yang akan

menghambat diri Anda untuk melakukan hal-hal hebat?

Apakah Anda

menginginkan pikiran negatif yang pasti akan membawa ketidakpuasan,
kesedihan, dan kegagalan?



Jika Anda seperti saya, pasti jawaban Anda untuk semua pertanyaan
tersebut adalah ‘tidak’. Namun jika Anda tidak waspada, pikiran semacam itu
akan menyelundup masuk ke dalam kepala Anda. Cara yang terbaik untuk
mencegahnya adalah dengan terus mengisi pikiran Anda dengan pikiran
positif, dengan berpikir bahwa Anda adalah bagian dari ciptaan Tuhan yang
hebat, yang punya kemungkinan tak terbatas, yang terus tumbuh baik secara
mental maupun spiritual, serta terus berjalan menuju keberhasilan.

Memang sulit untuk terus berpikir positif ketika keadaan kita
berlawanan dengan mimpi-mimpi kita. Namun, ketika kita membiasakan diri
untuk terus berpikir positif, maka kebiasaan tersebut akan menjadi suatu
daya tarik bagi kita. Pikiran baik kita lama kelamaan akan menjadi pikiran
besar, sehingga kita akan bisa melakukan hal-hal yang kelihatannya mustahil.

Dalam buku digitalnya yang berjudul ”Guaranteed Success Thinking”,
Jim Ewards mencontohkan bahwa kebiasaan berpikir kita bisa diibaratkan
dengan bagaimana kita merawat sebuah taman. Benih tanaman adalah
pikiran kita, dan bagaimana tukang kebun bekerja diibaratkan sebagai
tindakan kita
Kita, sebagai tukang kebun, harus selalu merawat benih yang ditanam

dengan baik.Kita harus membersihkan taman dari kotoran,dan menyingkirkan rerumputan liar yang tumbuh. Kasus ini sama seperti pikiran,
yaitu kita harus menyingkirkan hal-hal negatif yang ada dalam kepala kita.
Jika kita bisa terus menjaganya, maka suatu saat nanti kita pasti akan
mendapat hasil yang kita inginkan, yaitu bunga atau buah yang manis hasil
dari kerja keras kita.

Oleh karena itu, Anda tak boleh meremehkan pikiran yang ada dalam
kepala Anda sejak Anda bangun tidur. Pikiran positif ketika Anda mengawali
hari akan dapat mengubah rasa takut menjadi keberanian. Pikiran tersebut
dapat menggerakkan Anda untuk berbuat hal-hal besar.

Berpikir positif sangatlah penting diterapkan dalam hidup, karena
pikiran tersebut dapat mempengaruhi Anda untuk melakukan hal-hal yang
tepat. Ada banyak orang yang salah mengambil profesi atau bisnis karena
mereka tidak berpikir dengan matang dan positif. Mereka tidak bisa membuat
pilihan yang tepat bagi hidup mereka.


Sidney Smith pernah berkata:

"Jika kita mengibaratkan profesi dalam hidup sebagai lubang di sebuah
meja, ada yang bundar, kotak, dan bujur sangkar; dan manusia sebagai
potongan kayu yang bentuknya sesuai lubang tersebut, maka pada umumnya
kita menemukan bahwa orang-orang yang berbentuk segitiga masuk ke dalam
lubang yang kotak, yang bujur sangkar masuk ke lubang segitiga, sementara
yang kotak memaksa diri untuk masuk ke lubang yang bundar."

Kalimat Inspiratif

Untuk bisa terus berpikir positif, Anda bisa mencermati kutipan-
kutipan atau kalimat-kalimat bijak dan inspiratif dari orang-orang ternama
untuk menyegarkan pikiran Anda. Anda bisa melihatnya di situs-situs
semacam WikiQuote.org.



Contohnya:


"Mereka bisa menaklukkan apapun yang mereka percaya bisa taklukkan."
--John Dryden


"Pengetahuan menjadi pengetahuan sejati bila diperoleh dengan usaha
pemikiran, bukan ingatan. "
-- Leo Tolstoy

"Mereka yang tak tahu bagaimana melawan kekhawatiran akan mati muda. "
-- Alexis Carrel


" Jika Saya memberi Anda satu sen, maka Anda akan menjadi lebih kaya
satu sen, dan saya akan lebih miskin satu sen. Tapi jika saya memberi Anda
sebuah ide, Anda akan punya ide baru, tapi saya juga masih memilikinya. "
-- Albert Einstein

” " Orang yang bijaksana berbicara karena ada sesuatu yang harus ia
katakan, orang tolol berbicara karena ia harus mengatakan sesuatu. "”
-- Plato


"Harapan melihat yang tak terlihat mata, merasakan yang tak bisa diraba,
dan meraih hal yang tidak mungkin. "
-– Charles Caleb Colton

Kalimat-kalimat tersebut akan memberi Anda energi untuk melakukan
hal-hal besar. Pikiran Anda yang telah terisi dengan hal-hal positif semacam
itu juga akan bisa membangun karakter sekaligus mengubah nasib Anda.
Mengetahui bahwa pikiran kita punya andil besar dalam hidup kita, maka
sudah seharusnya kita tidak menyia-nyiakannya.



Fokus Pada Kelebihan

Orang yang berpikir positif akan mempunyai alasan untuk merasa
bangga pada diri mereka sendiri, dan mereka akan bisa menjalani hidup
dengan lebih bersemangat. Tak ada kekurangan, keterbatasan, kebimbangan,
atau rasa takut; karena mereka menjadikannya sebagai kekuatan. Mereka
telah terbiasa untuk bersikap selektif dalam berpikir, yaitu menerima pikiran
positif dan membuang pikiran negatif.

Seperti yang telah saya utarakan tadi, pikiran positif juga dapat
membangun karakter. Sebaliknya, pikiran yang negatif akan membawa

kehancuran;yang tidak menghasilkan apapun kecuali rasa takut, keputusasaan, dan kegagalan yang sangat menyakitkan. Jika Anda berpikir positif, maka Anda adalah orang optimis yang tidak akan fokus pada
keburukan diri sendiri atau pun orang lain.


Bagaimana seseorang bisa menghilangkan pikiran negatif dalam
hidupnya? Melakukan afirmasi seperti "Saya tidak takut," "Saya bukan orang
lemah," atau "Saya bukan orang gagal." saja tidak cukup. Mengapa? Karena
fokus pada hal positif akan lebih konstruktif. Maka, Anda perlu menghindari
penggunaan kata-kata negatif seperti “takut”, “lemah”, dan “gagal”.
Katakan saja "Saya percaya diri," "Saya kuat," "Saya sukses," dan seterusnya.
Lakukan afirmasi seperti ini dengan penuh semangat dan keyakinan.


Namun Anda harus ingat, bahwa afirmasi harus diikuti dengan
perbuatan nyata. Seseorang bisa saja terus duduk di belakang meja dan terus
menekankan bahwa dia adalah orang sukses, tapi jika dia tak melakukan apa-
apa, pada akhirnya sukses tak akan dapat diraih. Ketika Anda berkata "saya
berani," maka Anda harus mendemonstrasikannya dalam kehidupan nyata.
Meyakini dan mempercayai apa yang Anda afirmasikan itu tidaklah cukup,
melainkan Anda juga harus mempraktikkannya.


Cara lain adalah dengan memfokuskan diri pada potensi Anda.
Mulailah dengan membuat penilaian yang jujur tentang kemampuan diri Anda

sendiri.

Namun, Anda harus fokus pada hal-hal yang bisa Anda lakukan.

Jangan fokus pada hal negatif, yaitu kelemahan Anda. Sekali lagi, fokuslah
pada apa yang bisa Anda lakukan, fokuslah pada potensi Anda.


Saya tidak bermaksud agar Anda mengabaikan kelemahan Anda, lho….
Saya beri contoh; Misalnya saja Anda ingin sekali menjadi pemain basket, tapi
Anda terlalu pendek. Jika Anda fokus pada kelemahan Anda, yaitu terlalu
pendek, maka Anda tidak akan mencoba bermain basket. Tapi jika Anda fokus
pada kemampuan Anda, maka Anda akan berusaha. Misalnya saja, Anda bisa
fokus pada kemampuan Anda yang bisa berlari dengan cepat, atau stamina
Anda bagus.

Jadi, bisakah Anda melihat perbedaannya?

Jika Anda hanya

memikirkan kelemahan, berarti Anda membiarkan kelemahan tersebut

menentukan hasil yang akan Anda dapatkan.

Sebaliknya, jika Anda

memikirkan kekuatan atau kelebihan, maka diri Anda sendiri lah yang
menentukan hasil yang akan Anda dapatkan.

Akhir kata, teruslah berpikir positif, karena "keberanian sejati timbul
dari kesabaran yang terus-menerus". Marilah kita mengarahkan pikiran kita
pada hal-hal besar dan inspiratif. Mari kita mencari inspirasi, sehingga
pikiran besar dari orang lain bisa menjadi milik kita, sehingga kita bisa hidup
dengan potensi kita yang sebesar-besarnya.



kumpulan motivasi stia aan

Thursday, April 7, 2011

SOICHIRO HONDA - Pendiri HONDA "Lihatlah Kegagalan Saya "

SOICHIRO HONDA - Pendiri HONDA "Lihatlah Kegagalan Saya "
oleh Kata Kata Motivasi ( http://www.facebook.com/pages/Kata-Kata-Motivasi/138560509527743?sk=notes&s=10#!/note.php?note_id=169349216419711 )
Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan.

Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah.

Namun ia terus bermimpi dan bermimpi…

Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya.

Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor.

Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda diliputi kegagalan.

Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI.

Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang.

Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.

“Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah,ctempat kelahiran Soichiro Honda.

Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku.

Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.

Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam.

Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia.

Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki.

Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif.

Ia sadar berasal dari keluarga miskin.

Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga sempat membuatnya rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company.

Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin.

Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya.

Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan.

Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu.

Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik.

Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain.

Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali.

Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh.

Otak jeniusnya tetap kreatif.

Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan.

Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luar biasa.

Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia.

Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih?

Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938.

Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar.

Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual.

Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu.

Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Kuliah Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius.

Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali.

Ia kembali memimpin bengkelnya.

Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya.

Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin.

Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh.

Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.

“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya, ” ujar Honda, yang gandrung balap mobil.

Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah.

Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima.

Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik.

Eh malangnya, niatan itu kandas.

Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana.

Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik.

Lagi-lagi musibah datang.

Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat.

Ia bergegas mengumpulkan karyawannya.

Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik.

Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota.

Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain.

Sayang semuanya gagal!

Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin.

Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda.

Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya.

Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda.

Siapa sangka, “sepeda motor” cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga.

Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.

Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor.

Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya.

Motor Honda berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia.

Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif.

Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya.

“Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya.

Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Sukses itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.

5 Resep keberhasilan Honda :
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

Salam sukses luar biasa dari Honda, Tetap Semangat!! :)



kumpulan motivasi stia aan

BERKALI-KALI GAGAL

BERKALI-KALI GAGAL

Tokoh-tokoh dunia yang telah mengaktualisasikan dirinya bertindak mirip anak kecil yang tidak mengenal konsep kegagalan. Menurut Abraham Maslow, mereka menjadi orang yang fleksibel, spontan, berani, termasuk berani membuat kesalahan, terbuka dan rendah hati.

Mereka tidak takut melakukan kesalahan-kesalahan, termasuk kesalahan bodoh. Mereka berpikir ”gila-gilaan” sebagai orang yang kreatif. Mereka menganggap kegagalan itu hanya sebagai umpan balik dan memberi informasi untuk melakukan perbaikan. Mereka fleksibel, seperti air. Bila air ada dalam gelas bentuknya seperti gelas, bila terdapat dalam botol, bentuknya seperti botol, sangat fleksibel dapat menyesuaikan lingkungan dengan baik. mampu menyesuaikan diri bila situasinya berubah, mampu menghentikan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik, mampu menghadapi kebimbangan serta perubahan-perubahan kondisi tanpa mengalami ketegangan yang tidak perlu dan tidak merasa terancam oleh apapun dan siapapun. Mereka pekerja keras, mempunyai banyak inspirasi dan menghasilkan karya nyata yang mendunia. Mereka selalu bekerja keras, disiplin dan latihan.
Spontanitas juga hampir memiliki arti yang sama dengan kreativitas. Orang-orang yang mengaktualisasikan diri lebih, tidak malu-malu karenanya, lebih ekspresif, wajardan polos. Biasanya mereka tidak perlu menyembunyikan perasaan-perasaan atau pikiran-pikiran mereka atau tingkah laku yang dibuat-buat. Hampir setiap anak mampu membuat lagu, puisi, lukisan, tarian, cerita atau permainan secara mendadak, tanpa direncanakan atau didahului oleh suatu maksud sebelumnya. Kita menjadi seperti anak-anak yang tanpa dosa, melihat dunia dengan mata lebar, tidak mengenal rasa takut pada ejekan, kesalahan kegagalan yang dipandu oleh kecerdasan spiritual akan menjadikan Anda sebagai orang yang sangat kreatif di level tertinggi. Sifat-sifat ini merupakat sifat-sifat yang sering hilang setelah orang menjadi dewasa. Orang yang mengaktualisasikan diri tidak kehilangan pendekatan yang segar dan naïf ini, atau jika harus kehilangan, mereka akan mendapatkannya kembali dikemudian hari.
Sebuah kisah menarik dari seorang manajer pemasaran perusahaan Jepang, yang merasa gagal melaksanakan strategi pemasaran produk perusahaannya karena penjualannya tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Kemudian manajer tersebut sebagai rasa tanggungjawab menghadap direkturnya, sambil berkata :”Pak saya siap untuk dipecat sebagai manajer pemasaran, karena saya telah menghabiskan biaya cukup besar dalam pemasaran, tetapi penjualannya tidak sesuai dengan yang saya harapkan. Saya menyadari bahwa itu adalah kesalahan saya”. Direktur yang telah mengenyam asam garam di bidang perusahaan tersebut menanggapinya dengan tersenyum dan berkata :”Saya memahami apa yang kamu inginkan, tetapi kalau kamu saya pecat, maka perusahaan akan rugi. Bahkan rugi besar. Kamu tahu kenapa perusahaan rugi besar?” “Tidak Pak” jawab manajer pemasaran tersebut. Kemudian direktur tersebut melanjutkan pembicaraannya “Perusahaan rugi besar karena perusahaan telah meberikan pendidikan kegagalan kepada kamu dengan biaya besar. Justru kamu sekarang akan tetap saya jadikan manajer pemasaran dan dapat belajar dari kesalahan yang telah kamu lakukan sebagai umpan balik. Kalau kamu saya pecat, yang menikmati pendidikan itu adalah perusahaan lain. Bukan perusahaan kita.” Manajer pemasaran perusahaan itu terdiam sejenak, karena mendapat jawaban yang sama sekali tidak ia duga, karena sebenarnya manajer pemasaran itu ingin tetap bekerja di perusahaan tersebut.

kumpulan motivasi stia aan