Showing posts with label Pengembangan Diri. Show all posts
Showing posts with label Pengembangan Diri. Show all posts

Sunday, July 10, 2011

Belajar dan Belajar Lagi

oleh Andrie Wongso


Belajar dan Belajar Lagi

Tak ada juara yang tak terkalahkan. Juara selalu berganti. Mungkin soal waktu saja yang membedakannya. Dulu petinju kelas berat Mike Tyson sulit mencari tandingannya. Namun siapa sangka petinju yang pertama kali mengalahkannya adalah James Douglas—yang tak begitu terkenal dan tak diperhitungkan akan bisa mengalahkannya. Masih banyak cerita lain di dunia olahraga yang menunjukkan bahwa kejutan selalu terulang. Pemenang tak selalu datang dari pihak yang diunggulkan. Para underdog itu selalu mengintip kelengahan para juara atau para unggulan yang terbuai dengan kesombongannya.

Belajar dan Belajar Lagi

Di tataran lain, di dunia pada umumnya, kesombongan juga selalu menjadi “senjata makan tuan”.  Kerap kita menganggap seseorang itu tak ada apa-apanya karena melihatnya dari penampilan yang tak meyakinkan, latar belakangnya yang minor, atau sisi lain yang terbilang kurang. Namun kita baru merasa kagum setelah menyimak apa yang ia katakan, melihat apa yang ia kerjakan, bagaimana ia mengalahkan kita, atau menelusuri lebih jeli prestasinya yang telah ia buat. Karena itu, jika kita tidak arif, kita akan terjebak atau terkubur oleh kepongahan yang kita buat sendiri karena tak peka dan tak awas terhadap apa yang bisa menjatuhkan kita.

Bagaimana seharusnya kita besikap?

kumpulan motivasi stia aan

Friday, July 1, 2011

The Power of Small Habit Kebiasaan Konsisten

oleh Andrie Wongso

The Power of Small Habit Kebiasaan Konsisten

Konsisten bukan sekadar berbuat sesuatu secara terus-menerus dan berkelanjutan. Dengan semangat yang membaja, konsistensi akan jadi kekuatan yang mampu mendobrak segala ujian kehidupan!

Konsisten mengandung ketetapan hati terhadap apa pun yang diyakini, dilakukan, dan diperjuangkan. Kebiasaan konsisten akan menjadi landasan untuk bergerak maju dan terus maju, meski segala macam halangan dan tantangan menghadang.

Dengan kekuatan konsistensi, orang akan selalu fokus untuk mengejar impian, bahkan bagi yang dianggap mustahil sekali pun. Konsistensi akan menjaga langkah agar terus maju mencapai tujuan yang diharapkan.

Tentu, bukan sekadar dengan konsisten kita akan langsung sukses! Namun, konsisten pada kebenaran, konsisten dengan penuh ketekunan, konsisten dengan segala daya dan upaya perjuangan, konsisten dengan apa yang telah jadi tujuan, akan membuka setiap pintu sukses di depan. Terus berjuang, terus berkarya, terus bergerak maju. Maka, konsistensi kita akan mengantarkan pada pintu kemenangan yang kita dambakan.
The Power of Small Habit Kebiasaan Konsisten kumpulan motivasi stia aan yogyakarta

kumpulan motivasi stia aan

Friday, May 13, 2011

Be an Actor, not a Reactor!

Be an Actor, not a Reactor!
oleh Andrie Wongso
Be an Actor, not a Reactor kumpulan motivasi stia aan yogyakarta

Tadi pagi, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli beberapa koran serta majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut.
Orang pertama jelas jengkel menerima layanan yang buruk seperti itu. Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu.
Orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual menyebalkan itu?”
Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”
"Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali," bantah orang pertama. Ia masih merasa kesal.
"Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri."
Yes!! Itu point-nya!!
Seandainya ada orang yang melakukan hal yang buruk kepada kita, jangan pernah biarkan orang tersebut menentukan cara kita bertindak. Sayangnya, seringkali kita tidak berbuat demikian. Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadinya sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.
Mari renungkan. Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dgn baik oleh orang lain dulu? Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik!! Be an "actor", not a "reactor".
Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Salam sukses luar biasa!


kumpulan motivasi stia aan

Friday, April 29, 2011

Cita-cita

Cita-cita
"Cita cita yang tinggi tidak menjamin kita dapat meraih kesuksesan. Tetapi orang yang sukses pasti memiliki cita cita yang tinggi!!"








oleh Andrie Wongso ( http://www.facebook.com/home.php#!/motivator.no.1.indonesia?sk=notes&s=20 )


Setiap orang, apapun profesinya, baik sebagai karyawan, seniman, CEO, olahragawan, wirausahawan ataupun profesional, pasti pernah memiliki cita-cita tinggi, dan tentu mengharapkan itu dapat diperjuangkan menjadi kenyataan, yaitu sebuah KESUKSESAN.
Namun perlu diingat, di setiap perjuangan ada 2 kemungkinan hasil akhir yaitu: sukses atau gagal.
Contoh: di bidang olahraga, setiap atlet pasti memiliki cita-cita untuk menjadi juara / meraih medali emas. Mereka menyiapkan diri secara matang, berjuang keras dalam persaingan yang keras dan ketat. Tapi toh akhirnya, juara pertama alias peraih medali emas hanyalah satu orang.
Jadi tepat sekali kalimat ini: "mempunyai cita-cita yang tinggi tidak menjamin kita bisa meraih kesuksesan".
Mungkin saja, kita telah berjuang dengan segenap kekuatan pikiran, tenaga, waktu, dan pengorbanan lainnya untuk meraih cita-cita. Tapi semuanya ternyata harus kandas di tengah jalan, tidak tercapai, dan gagal.
Sayangnya, begitu banyak orang yang langsung larut dalam kekecewaan, down, frustasi, depresi bahkan putus asa ketika mengalami kegagalan..
Padahal kenyataannya adalah:
Tidak menjadi juara pertama, bukan berarti kita gagal total.
Tidak tercapainya target yang kita tentukan, di bidang apapun bukan berarti dunia runtuh!
Asalkan proses perjuangan kita telah maksimal, juga dilakukan secara jujur/halal, maka di setiap hasil pencapaian, sukses atau gagal, pasti ada nilai pembelajaran yang bisa didapat. Karena gagal bukan berarti selamanya kita gagal. Jika sukses, juga bukan berarti kita akan terus sukses! Pembicara tersohor Robert H. Schuller pernah mengatakan, "Success is never ending, failure is never final."
Maka, untuk mencapai sukses yang berkualitas, mari berani menentukan cita-cita yang bernilai untuk diperjuangkan. Dengan cita cita yang tinggi, hidup pasti terasa lebih bergairah, hidup pasti akan lebih bersemangat! Tidak perlu takut gagal. Kemarin gagal, hari ini kita belajar. Hari ini kita gagal, besok kita bangkit kembali!!
Salam sukses, Luar Biasa!!


kumpulan motivasi stia aan

Sunday, April 24, 2011

Kalimat Bijak dari Mancanegara

Kalimat Bijak dari Mancanegara
oleh Andrie Wongso
Kalimat Bijak dari Mancanegara kumpulan motivasi stia aan yogyakarta


Kalimat Bijak dari Mancanegara kumpulan motivasi stia aan yogyakarta
Pengetahuan itu ibarat sepetak sawah.

Jika tidak pernah diolah maka tidak akan pernah dipanen. (Afrika)


Keberhasilan adalah tangga yang tidak akan dapat kamu panjat dengan kedua tangan di dalam saku. (Amerika Serikat)


Tindakan berbicara lebih keras dari pada kata-kata. (Inggris)


Sebuah perjalanan ribuan mil pun dimulai dari satu langkah. (China)


Jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali. (Jepang)


Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. (Indonesia)


Perjalanan satu mil dengan seorang kawan hanya terasa seratus langkah. (Rusia)


Guru membukakan pintu, tetapi kamu harus berjalan melaluinya seorang diri. (China)


Bumi tidak hanya haus dengan darah para prajurit, tetapi oleh keringat para pekerja. (Brazil)


Usia dapat membuat wajah keriput, tetapi lemahnya semangat hidup membuat jiwa berkeriput. (Denmark)


Seorang anak tidak hanya dilahirkan dengan satu mulut untuk makan, tetapi juga dengan kedua tangan untuk bekerja. (Afrika)

kumpulan motivasi stia aan

Wednesday, April 20, 2011

Artikel Motivasi: "Saya Mau Berubah"

Artikel Motivasi: "Saya Mau Berubah"
oleh Andrie Wongso
Artikel Motivasi:

Artikel Motivasi:

Dikisahkan, di sebuah seminar motivasi, setelah mendengar banyak kiat-kiat dan pelajaran di sana, saatnya para peserta pulang dengan membawa kesan dan semangat yang membara untuk dipraktikkan di kehidupan mereka lebih lanjut.



Di antara mereka, beberapa orang yang merasa sangat terbantu setelah mengikuti seminar tersebut, memberitahu teman dan saudara-saudaranya bahwa seminar yang diikutinya sangat bagus dan luar biasa. Kemudian, mereka mulai melakukan anjuran yang diajarkan serta mengalami perubahan cara pandang & kebiasaan. Di kesehariaannya, mereka berusaha terus menyemangati diri sendiri, aktif mengikuti kegiatan yang positif, mengarahkan seluruh perhatiannya pada usaha yang dijalankan, dan hasilnya....perubahan yang luar biasa di kehidupannya! Mereka mengalami kemajuan yang berarti dan mensyukuri hal itu!



Ada kelompok yang lain. Setelah mengikuti seminar, mereka juga tampak bersemangat, bersiap-siap untuk mengadakan perubahan, membuat rencana sedetail mungkin. Sayangnya, setelah beberapa saat, rencana yang dibuat tetaplah rencana. Ada mental block karena kebiasaan yang dijalani selama ini, yakni malas, suka menunda, tidak bisa menerima penolakan, cepat putus asa saat mengalami benturan, serta cara pandang yang negatif terhadap sekelilingnya. Akhirnya mereka kembali ke pola lama dan mulai menyalahkan keadaan di sekelilingnya yang dituduh tidak mendukung.



Akhirnya, saat ditanya, Anda pernah mengikuti seminar motivasi? ”Oh ya. Saya pernah mengikutinya, seminar yang bagus, pesertanya banyak dan pembicaranya hebat! Tapi, apa yang diajarkan tidak mudah untuk dijalankan. Karena sukses kan milik orang-orang tertentu dan sayangnya saya bukanlah orang itu.”



Ada kelompok yang lain lagi. Setelah mengikuti seminar, mereka pun mulai mencoba membuat perubahan. Sayangnya, upayanya tidak terlalu kuat. Maka, saat orang-orang di sekelilingnya tidak menyukai perubahan yang dicobanya, dia pun merasa dijauhi dan tidak diterima di lingkungannya. Akhirnya, sudah bisa ditebak kan?



Teman-teman FB yang Luar Biasa!



Seminar sehebat apapun, teknik secanggih apapun, rumus teori seampuh apapun, selamanya tidak akan mampu mengubah manusia jika manusia itu sendiri tidak mau mengubah dirinya sendiri!



Bagi saya, kehidupan adalah ruang kuliah atau tempat belajar tanpa batas. Seorang "pembelajar sejati" bisa menjadi guru bagi dirinya sendiri. Sementara seorang "pembelajar tulen" akan cepat sekali menyerap apa yang terjadi di sekelilingnya dan dengan cerdas mampu mencerna sebagai bahan belajar untuk kemajuan karier dan hidupnya.



Jadi akhirnya semua kembali pada diri sendiri; bagaimana kita mengelola pikiran dan sikap mental dalam menghadapi perubahan, sekaligus secara tegas mau berubah hingga mampu mengaktualisasikan diri sampai ke puncak kesuksesan!



Salam sukses luar biasa!!



kumpulan motivasi stia aan

Monday, April 18, 2011

Ketekunan Adalah Kekuatan Anda.

Ketekunan Adalah Kekuatan Anda.
sumber salah satu e-book ( http://duniadownload.com/ )
Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang
anda lakukan terus-menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun
begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus
memiliki ketekunan untuk tetap berusaha. Ketekunan adalah kemampuan
anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap
mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah
pertama. Memang semakin jauh anda berjalan, semakin banyak rintangan
yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin anda berhenti, maka
anda tidak berada di sini sekarang. Setiap langkah menaikkan nilai diri
anda. Apa pun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan
anda. Karena ketekunan adalah daya tahan anda.

Pepatah mengatakan bahwa ribuan kilometer langkah di mulai dengan
satu langkah. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak
langkah-langkah kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus anda
mulai dari rumah anda. Rumah anda yang paling baik adalah hati anda.
Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu
mulailah kemajuan anda dengan memajukan hati anda. kemudian pikiran
anda dan usaha-usaha anda Ketekunan hadir bila apa yang anda lakukan
benar-benar berasal dari hati anda.



kumpulan motivasi stia aan

Saturday, April 16, 2011

Batu Besar

Batu Besar
sumber salah satu e-book dari( http://duniadownload.com/ )
Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen
waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri
depan kelas dan berkata. "Okay. sekarang waktunya untuk quiz."
Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di
meja. Kemudian ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar
sekepalan tangan, la mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup
untuk dimasukkan ke dalam ember, la bertanya pada kelas, "Menurut
kalian, apakah ember ini telah penuh?"
Semua mahasiswa serentak berkata, "Ya!"

Dosen bertanya kembali. "Sungguhkah demikian"?" Kemudian.dari dalam
meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil, la menuangkan kerikil-kerikil
itu ke dalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-
kerikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah kosong di antara batu-batu.
Kemudian, sekali lagi ia bertanya pada kelas, "Nah, apakah sekarang
ember ini sudah penuh?"

Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang menjawab,"Mungkin tidak."

"Bagus sekali." sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir
dan menuangkannya ke dalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-
celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada kelas,
"Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?"

"Belum!" sahut seluruh kelas.

Sekali lagi ia berkata, "Bagus. Bagus sekali." Kemudian ia meraih sebotol
air dan mulai menuangkan airnya ke dalam ember sampai ke bibir ember.
Lalu ia menoleh ke kelas dan bertanya, 'Tahukah kalian apa maksud
illustrasi ini?"

Seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jari dan berkata,
"Maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau
berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya."
"Oh, bukan," sahut dosen. "Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari illustrasi
mengajarkan pada kita bahwa: bila anda tidak memasukkan "batu besar"
terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya."

Apa yang dimaksud dengan "batu besar" dalam hidup anda? Anak-anak
anda; Pasangan anda; Pendidikan anda; Hal-hal yang penting dalam hidup
anda; Mengajarkan sesuatu pada orang lain; Melakukan pekerjaan yang
kau cintai; Waktu untuk diri sendiri; Kesehatan anda; Teman anda; atau
semua yang berharga.

Ingatlah untuk selalu memasukkan "Batu Besar" pertama kali atau anda
akan kehilangan semuanya. Bila anda mengisinya dengan hal-hal kecil
(semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal
kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu. Karena dengan
demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya
anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.

Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita
pendek ini, tanyalah pada diri anda sendiri: "Apakah "Batu Besar" dalam
hidup saya?" Lalu kerjakan itu pertama kali."



kumpulan motivasi stia aan

Monday, April 11, 2011

Makna Hidup dalam Kesuksesan

Makna Hidup dalam Kesuksesan
oleh Kata Kata Motivasi ( http://www.facebook.com/note.php?note_id=172124576142175 )

Makna Hidup dalam Kesuksesan kumpulan motivasi stia aan yogyakarta

Alkisah di sebuah desa terpencil, hidup seorang pemuda yang cerdas dan mempunyai semangat yang tinggi. Si pemuda tersebut tinggal bersama dengan ayahnya yang adalah seorang buruh tani harian dan dua orang adik perempuan yang masih kecil. Ibunya telah lama meninggal sejak melahirkan adik bungsunya. Kehidupan keluarga pemuda itu sangat sederhana dan penghasilan ayahnya hanya cukup untuk makan sehari-hari mereka berempat. Melihat kondisi perekonomian keluarganya yang serba berkekurangan, si pemuda tersebut bertekad ingin mengubah kehidupannya dan keluarganya menjadi lebih baik.



Dia berencana ingin sekolah sambil bekerja dikota besar, menuntut ilmu setinggi tingginya sehingga dia dapat memperbaiki taraf hidup keluarganya di desa. Maka diputuskannya pada suatu hari, dengan berbekal sekedarnya, si pemuda pamit kepada ayahnya untuk pergi ke kota. ”Ayah, doakan saya agar berhasil kelak di kota, saya tidak bisa tinggal diam dengan kondisi kita sekarang inidengan tetap tinggal di desa, saya harus merubah nasib saya dan juga keluarga kita ini”, ujar pemuda pada ayahnya. Walaupun dengan sangat berat hati, ayah si pemuda tersebut akhirnya merestui kepergian si pemuda tersebut.



Sesampainya dikota, si pemuda berkenalan dengan seorang anak tabib terkenal dikota tersebut. Dari perkenalan tersebut si pemuda menceritakan perihalnya ke kota serta keinginannya untuk mencari kerja di kota. Mendengar cerita si pemuda timbul rasa iba anak tabib tersebut, maka akhirnya si pemuda itu diajaknya bekerja di toko obat ayahnya. Si pemuda begitu rajin bekerja dan mempunyai tekad yang sangat kuat dalam hal belajar. Hal ini membuat si tabib menjadi sayang dan perhatian kepada si pemuda. Diajarkannya beberapa ilmu pengobatan sederhana hingga cara meracik obat.



Hari berganti hari, bulan berganti bulan tidak terasa telah 8 tahun si pemuda telah meninggalkan desa tercintanya. Berkat semangat juang yang sangat tinggi dan tidak mengenal putus asa serta dilandasi tujuan yang sangat jelas, akhirnya si pemuda tersebut menjadi seorang tabib yang sangat hebat, keahliannya dalam mengdiagnosa penyakit serta meracik obat terkenal sangat manjur. Berbagai kalangan masyarakat telah diobatinya, dari masyarakat miskin hingga pejabat di kota tersebut.Namun si pemuda tersebut tidak melupakan keluarganya di desa. Setiap bulan dia selalu mengirimkan uang kepada ayahnya, sehingga adik adiknya dapat bersekolah di desa, dan kehidupan keluarganya di desa berkecukupan.



Melihat keahlian dan bakti si pemuda pada keluarganya, membuat semakin bangga si tabib pada muridnya itu. Dia berminat ingin mewariskan segala ilmunya kepada si pemuda itu, dengan harapan si pemuda tersebut suatu hari kelak dapat menjadi orang yang ahli mengobati semua penyakit dan melayani semua kalangan masyarakat tanpa memandang derajat seseorang. Si pemuda tersebut tetap terus mempelajari ilmu pengobatan dari berbagai sumber untuk semakin menambah ilmunya. Keahlian dan kehebatan si pemuda tersebut semakin lama semakin terkenal. Tidak hanya di dalam kota bahkan namanya telah dikenal orang di seluruh negeri. Kerapkali dia diundang menjadi pengajar di beberapa sekolah, balai pengobatan hingga universitas di segala penjuru negeri.



Kesibukan dan kesuksesan si pemuda tersebut akhirnya membuat dia lupa pesan gurunya untuk tetap melayani kaum miskin dan orang-orang yang sangat membutuhkannya. Kesuksesannya telah membuat dia”buta”, dan lupa mengisinya dengan Makna Hidup yang baik. Dia hanya mau melayani orang kaya, pejabat pejabat dan orang yang dirasa cukup dekat dengannya. Si pemuda menjadi sangat sombong dan bangga dengan ketenarannya sebagai “Tabib No. 1″ di negeri ini, sehingga bila ada orang asing yang kurang mampu membayar datang meminta bantuannya, dia acap kali tidak mau memandangnya. Kesuksesannya yang semu malah menghancurkan dirinya dari penemuan Makna Hidup yang agung.



Pembaca yang budiman, dari cerita diatas dapat kita simpulkan bahwa menggapai Impian untuk menjadi orang sukses dan berhasil itu adalah hal yang sangat baik, selama proses pencapaian kesuksesan tersebut dilandasi kemauan dan semangat yang pantang menyerah dan itikad serta cara yang benar. Namun ada satu hal yang selalu dilupakan orang ketika telah mencapai kesuksesan yang selama ini diharapkan yaitu “HATI”, “Hati” untuk tetap berbuat baik, “Hati” untuk semakin rendah hati, “Hati” untuk melayani sesama, dan “Hati” untuk tetap kembali kepada Sang Pencipta.



Kesuksesan sesungguhnya bukan hanya mengejar materi di dunia ini/ sekedar mengejar kemakmuran, tapi kesuksesan yang sesungguhnya adalah membangun Kepribadian yang matang (pribadi sukses), memiliki semangat dan potensi besar untuk menyebarkan kebajikan bagi umat manusia. Dalam pribadi yang sukses pastilah ada Makna Hidup, dan didalamnya terdapat kebahagiaan serta kesejatian diri. Itulah yang membedakan antara pribadi sukses dengan sekedar menjadi orang sukses. Orang sukses tidak memiliki makna, impiannya tercapai tapi hatinya masih kosong dan hampa.



Saya jadi ingat dalam salah satu ajaran Guru Besar dari India disebutkan: ”Bila kita menolong seseorang dengan tulus, maka kita harus dengan segera melupakan perbuatan baik kita tersebut, namun bila kita ditolong oleh seseorang, maka kita harus mengingat kebaikannya 10 x lipat”. Filosofi tersebut menginspirasi saya untuk menulis artikel ini, dimana pada jaman sekarang ini orang-orang berlomba-lomba berusaha menuju kesuksesan semu semata, namun ketika berada dipuncak kesuksesan semu, dia dibutakan oleh materi, karena yang dikejar sesungguhnya adalah kesuksesan materiil/ kemakmuran saja, sehingga menjadi lupa akan nilai hakiki hidup ini, yaitu Melayani sesama dan Tuhan sebagai Segala-galanya didunia ini.



Inilah Makna sesungguhnya dalam Kesuksesan Sejati kita, melayani sesama dan Tuhan dengan segala pencapaian dan kemampuan kita. Terbanglah dalam damai sahabatku! :) jangan pernah berhenti. Jadikan dunia ini tempat yang lebih baik buat kita semua.

Salam Sukses Luar Biasa!!


- Agus Wijaya -

kumpulan motivasi stia aan

Thursday, April 7, 2011

Yakinlah Anda Bisa!

Yakinlah Anda Bisa!
oleh Kata Kata Motivasi ( http://www.facebook.com/login/setashome.php?ref=genlogin#!/note.php?note_id=168421389845827 )

Coba ingatlah kembali ketika Anda masih kecil, dan mencoba belajar berjalan. Saya yakin anda mengalami seperti ini:
Yakinlah Anda Bisa kumpulan motivasi stia aan yogyakarta

Pertama Anda harus belajar untuk berdiri: sebuah proses yang melibatkan seluruh tubuh, jatuh lalu kembali berdiri. Anda kadang tertawa serta tersenyum, tapi di lain waktu anda menangis dan meringis karena sakit. Entah, seperti ada tekad dan keyakinan dalam diri Anda bahwa Anda akan berhasil, apa pun dan bagaimanapun. Anda punya motivasi dalam diri Anda.

Setelah banyak berlatih akhirnya Anda mengerti bagaimana keseimbangan diri Anda, sebuah persyaratan untuk kejenjang berikutnya. Anda menikmatinya dan seolah-olah punya kekuatan baru, punya motivasi baru. Anda akan berdiri dimana Anda suka – di tempat Anda, di sofa, di pangkuan ibu Anda, Bapak anda, atau pun seseorang. Itu adalah waktu yang menggembirakan – Anda melakukannya! Anda dapat mengontrol diri Anda. Anda tersenyum dan tertawa lucu, puas akan keberhasilan Anda. Sekarang – langkah berikutnya – berjalan. Anda melihat orang lain melakukannya, ini keliatannya tidak terlalu sulit, hanya memindahkan kaki Anda saat Anda berdiri, kan?

Salah! ternyata lebih kompleks daripada yang Anda bayangkan. Anda berurusan dengan rasa frustasi. Tapi Anda terus mencoba, mencoba lagi dan mencoba lagi dan lagi sampai Anda tahu bagaimana berjalan. Anda selalu ingin kedua tangan anda diberi pegangan saat berjalan.

Jika orang melihat Anda berjalan, mereka akan bertepuk tangan, mereka tertawa, mereka akan memberi semangat, “Ya Tuhan, lihatlah apa yang dia lakukan”. “Oh anakku sudah bisa berdiri”. “pandainya anakku, pintarnya anakku” dan lain-lain. Dorongan ini memicu Anda; dorongan itu menambah rasa percaya diri Anda. Dorongan itu memotivasi Anda.

Namun meski begitu, Andapun mencoba berjalan saat tak ada yang melihat Anda, saat tak ada yang bersorak-sorai? Setiap peluang ada, Anda berlatih untuk berjalan. Anda tidak bisa menunggu seseorang untuk memotivasi Anda untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. Anda belajar bagaimana untuk memotivasi diri sendiri.

Jika kita bisa mengingat hal ini tentang diri kita di hari ini.

Ingat bahwa kita bisa melakukan apapun yang kita pikiran. Kita mampu mengatur jika kita mau dan bersedia melewati proses, seperti ketika kita belajar berdiri, seperti ketika kita belajar berjalan. Kita tidak perlu menunggu orang lain untuk memotivasi kita, kita perlu memotivasi diri kita sendiri.

Jika Anda sudah lupa bagaimana melakukan hal ini, atau merasa seperti beku, kaku dan gamang. Maka Anda membutuhkan motivasi, ambillah kembali perjalanan singkat dalam hidup Anda yang telah lewat – Lihatlah prestasi Anda, tidak peduli prestasi besar atau prestasi kecil, atau saat-saat dimana Anda bertemu dengan tantangan dan menemukan cara untuk berhasil. Ulanglah keberhasilan itu saat ini, saat anda menghadapi permasalahan yang sedang anda hadapi.

Fokus pada semua hal yang Anda pikir Anda tidak bisa lakukan, kemudian lakukanlah. Bagi yang telah memiliki anak, lihatlah buah hati anda. Mereka tidak pernah menyerah. Dan mereka yakin serta percaya terhadap Anda, bahwa Anda melindunginya, dan mereka terus melangkah. Mereka percaya di dalam semua kehidupan Anda!

Sekarang Anda harus percaya pada diri Anda! Yakinkan pada hati Anda Bahwa Anda pasti bisa. Tuhan menjaga langkah Anda. Melangkahlah, berjalanlah! Anda bisa! Anda PASTI BISA!!

“Ingat, hari ini adalah hari terbaik dalam hidup Anda, milikilah masa depan yang indah, dengan membuat perubahan hari ini!"



 :D
 salam sukses.


kumpulan motivasi stia aan

Berani Berubah Untuk Sukses, Manfaatkan Teknologi!

Berani Berubah Untuk Sukses, Manfaatkan Teknologi kumpulan motivasi stia aan yogyakarta
Berani Berubah Untuk Sukses, Manfaatkan Teknologi!

Apakah Anda ingin sukses? Jika kita ditanya pertanyaan ini, maka saya yakin semua dari kita pasti menjawab: “Ya, Semua orang pasti ingin sukses!” Betul, karena sukses adalah naluri setiap manusia yang lahir di muka bumi ini. Tapi pertanyaan berikutnya adalah: “Kalau semua orang ingin sukses, kenapa masih lebih banyak orang yang tidak sukses?” Ok, mari kita cari jawabannya sama-sama.

Berbagai penelitian menunjukkan ada 2 faktor penyebab utama orang tidak bisa sukses, yaitu karena mereka enggan berubah atau terlalu lambat untuk berubah. Dunia terus berubah, bahkan saat ini perubahan terjadi sangat-sangat cepat. Jadi kalau kita tidak siap berubah maka kita akan ketinggalan atau bahkan mengalami kegagalan. Untuk meraih sukses pada zaman ini kita harus cepat beradaptasi dan cepat untuk berubah.

Dunia berubah, cara cari uang juga berubah, apa yang efektif di tahun 2009 belum tentu efektif untuk tahun 2010. Saat ini kita hidup di Era Konseptual, perubahan terjadi sangat cepat bahkan setiap jam, menit, maupun detik. Orang yang bisa sukses adalah orang yang punya konsep yang unik dan punya kemampuan komunikasi yang hebat atau biasa saya sebut sebagai kemampuan untuk meyakinkan orang lain. Kualitas bukan lagi penentu utama (kualitas saja tidak cukup). Kita bisa melihat begitu banyak produk yang bagus, tetapi tidak laku di pasaran. Tetapi produk yang kelihatannya biasa-biasa saja, malah bisa laku keras. Jawabannya adalah mereka punya konsep yang unik dan bisa mengkomunikasikan pesannya dengan cepat ke pasaran, sehingga tepat sasaran sesuai target marketnya.

Di era informasi ini, kita bisa mendapatkan segala informasi dengan sangat cepat, bahkan seolah dunia ada di gengaman kita. Kita bisa dapat informasi apa saja hanya dengan search di Google, sehingga pada saat ini, kita semua punya kesempatan yang sama untuk meraih sukses dan kaya, asal kita jeli dan siap untuk berubah alias cepat mengikuti perkembangan zaman. Sebagai contoh perubahan, kali ini saya angkat contoh kekuatan Teknologi Informasi disini.

Dengan adanya internet, Mark Zukerberg (26 tahun) yang merupakan mahasiswa drop out, menciptakan situs social networking yang bernama Facebook. Mark mencintai pekerjaannya sebagai programmer, dan kecintaannya tersebut mengantarkan kepada kesuksesan dan kemakmuran. Mark tercatat sebagai Trilliuner termuda versi majalah Forbes 2010, orang paling kaya termuda di dunia dengan kekayaan hasil usaha sendiri (bukan warisan). Facebook saat ini telah memiliki lebih dari 500 juta pengguna (user) di seluruh dunia. Sedangkan di Indonesia, sudah lebih dari 28,8 juta pengguna saat ini (September 2010).

Apakah Anda siap mengikuti perubahan zaman? terutama saat ini kita hidup di era Konseptual, ide dan konsep yang unik yang akan membuat kita berhasil luar biasa, dunia internet berkembang dan bersaing begitu ketat, kita lihat contohnya: Friendster, yang begitu diminati beberapa tahun lalu, tetapi setelah munculnya Facebook, karena tidak siap dan kurang cepat melakukan perubahan, Friendster langsung kalah bersaing dan tertinggal. Tetapi kita lihat yang siap berubah dan cepat tanggap tetap bisa bertahan seperti Google, Yahoo, Youtube, dll.

Begitu juga saat ini, kita hidup dalam lingkungan yang berkembang cepat sekali, yang tidak bisa kita hindari dari perkembangan teknologi dan Social Media. Kita hidup dalam lingkungan yang menuntut untuk selalu up-to-date. Dengan teknologi smartphones yang semakin canggih (BlackBerry, iPhone, Android, bahkan iPad) maka kita bisa mengakses informasi dan mengikuti perkembangan lewat Facebook, Twitter, Foursquare, dan lain-lain hanya dari ponsel kita, so dunia benar-benar hanya di dalam gengaman kita. Tinggal apakah kita siap memanfaatkannya secara baik? berubah atau ketinggalan.

Mengutip pernyataan teori evolusi dari Charles Darwin "Species yang bertahan sampai saat ini dan kedepannya bukalah species yang sangat cerdas, sangat kuat atau terlalu hebat, melainkan species yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dan lingkungan." Ingat, Dinosaurus punah karena tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Kesimpulannya, dalam era informasi yang begitu canggih dan cepat berubah, semua orang bisa mengakses informasi yang sama dengan cepat, sehingga mempunyai informasi saja tidak menjamin kesuksesan kita. Untuk sukses kita harus selalu updates, siap berubah dan bertindak cepat. Jadi yang dibutuhkan adalah sikap mental kita untuk cepat beradaptasi dengan perubahan, sikap yang terbuka untuk belajar. Terutama di era konseptual ini, ide atau konsep yang terpenting, tentunya kita juga harus bisa berkomunikasi dan bekerja sama baik dengan orang-orang di sekitar kita. Jadi, apapun bidang pekerjaan anda, pekalah terhadap perubahan dan lingkungan. Berani Berubah untuk Sukses!
Semoga Menginspirasi dan Salam Hebat Luar Biasa!

kumpulan motivasi stia aan

KEBOHONGAN TERBESARKU

KEBOHONGAN TERBESARKU


oleh Bong Chandra

Orang tua mana yang pernah mengajari anaknya untuk berbohong dan sekolah mana yang pernah mengajari muridnya untuk berbohong. Namun walaupun tidak pernah ada mata pelajaran berbohong, kita tetap saja ahli dan cekatan dalam berbohong (apalagi dalam keadaan terdesak). Sebagian besar orang berbohong untuk kepentingan dan keuntungan diri mereka sendiri. Mereka yang sering berbohong mengatakan, “Kalau bohong besar memang tidak boleh, tapi kalau bohong kecil itu sah – sah saja…” Di luar dari apakah anda setuju atau tidak dengan pernyataan tersebut, tahukah Anda apa yang menjadi kebohongan terbesar yang sering dilakukan manusia?

Salah satu kebohongan terbesar yang sering dilakukan oleh manusia adalah ketika mereka berkata kepada diri sendiri, “Aku tidak sanggup melakukannya, aku terlalu muda, aku tidak mempunyai modal, pendidikanku tidak tinggi, aku tidak mempunyai pengalaman, orang tuaku tidak mendukung, dan sebagainya.” Itulah kebohongan terbesar. Mereka yang gagal adalah mereka yang sering berbohong kepada diri mereka sendiri.



Setiap manusia memiliki potensi yang tidak terbatas ketika mereka jujur terhadap diri mereka sendiri. Bill Gates memulai bisnisnya di garasi rumah, Bob Sadino tidak memiliki pendidikan yang tinggi, Valentino Rossi tidak mendapatkan dukungan dari orang tuanya, dan Bong Chandra menjadi Motivator di usia 18 tahun. Berapapun usia Anda, apapun pendidikan Anda, dan berapapun modal yang Anda miliki, semua itu bukanlah penghalang terbesar Anda dalam meraih kesuksesan. Penghalang terbesar adalah diri Anda sendiri.

Jika Anda berpikir Anda diciptakan untuk menjadi pecundang, Anda lagi – lagi telah berbohong. Anda diciptakan untuk menjadi pemenang bukan pecundang, Anda diciptakan untuk melakukan pekerjaan yang besar bukan pekerjaan kecil, Anda belum mengeluarkan semua potensi yang Anda miliki. Berhentilah berbohong, Saya tahu dan percaya Anda dapat melakukannya. Jika tidak ada seorangpun yang mempercayai Anda, ketahuilah bahwa mereka juga sedang berbohong. Percayalah dengan diri Anda, percaya bahwa Anda dapat melakukannya, itulah kejujuran sejati.



kumpulan motivasi stia aan