Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Monday, October 24, 2011

Kisah Ama dan Akong

Kisah Ama dan Akong

Kisah Ama dan Akong
Seorang kakek menyuapi istrinya (sang nenek) yang sedang sakit. Terlihat sangat menyentuh dan mungkin inilah salah satu saat paling romantis dalam hidup sepasang manusia.

Apalah arti kata “I love you“ (aku mencintaimu) bila hanya sebatas di mulut tanpa tindakan nyata (saling menjaga, mengasihi , dan berjanji setia untuk seumur hidup hanya dengan seorang pria/wanita sebagai pasangan)?

Si kakek ini, seumur hidupnya tidak pernah mengucapkan “aku cinta kamu.” Ketika ia melamar calon istrinya (si nenek), hanya tiga kata yang diucapkan: “Percayalah kepada saya.”

Ketika si istri melahirkan anak perempuan pertama, laki-laki itu mengatakan: ” Maaf ya, sudah menyusahkan kamu.”

Ketika anak perempuannya menikah, si istri merasa kehilangan dan si suami ini hanya merangkulnya sambil mengatakan: “Masih ada saya.”

Ketika si nenek itu sedang sakit parah, ia mengatakan kepadanya: “Saya akan selalu ada di sampingmu.”

Ketika si nenek sakitnya makin parah dan akan meninggal, si Kakek hanya mengatakan kepada istrinya: “Kamu tunggu saya ya.“

Seumur hidup, ia tidak pernah sekalipun mengucapkan “aku cinta padamu”, tetapi “CINTA”nya tidak pernah meninggalkan dia. Cintanya diwujudkan dalam hidup keseharian mereka. Seumur hidup tindakan dan perbuatannya selalu penuh dengan CINTA.

Walaupun sulit menemukan pasangan seperti cerita di atas ini, tapi pasti ada pasangan-pasangan yang demikian kuat rasa cintanya di dunia ini. Semoga demikian pula untuk semua pasangan yang sudah memutuskan untuk hidup bersama.

Jadilah Akong & Ama paling romantis, versi Anda masing-masing :)

Monday, August 15, 2011

Bersedia

Bersedia
Bersedia
Penulis : Andrias Harefa


Bersediakah Anda mengerjakan apapun yang saat ini menjadi pekerjaan Anda, seandainya Anda tidak dibayar sepeser pun untuk itu? Bersediakah Anda menjual produk dan jasa yang sekarang Anda jual, seandainya Anda tidak mendapatkan gaji, insentif, atau komisi dari penjualan tersebut? Bersediakah Anda menjadi akuntan publik, seandainya Anda tidak mendapatkan imbalan uang sama sekali?


Bersediakah Anda melakukan pekerjaan sebagai dokter, sekalipun tak ada yang mau membayar Anda untuk itu? Bersediakah Anda bekerja sebagai pengacara, kalau hal itu tidak memberikan manfaat finansial bagi Anda? Bersediakah Anda bekerja sebagai insinyur sipil, arsitek, pembawa acara televisi, musisi, penyanyi, penari, penulis, ekonom, hakim, jaksa, polisi, tentara, anggota DPR, pejabat pemerintah, guru, pembicara, motivator, dan sebagainya, jika pekerjaan itu tidak mendatangkan uang buat Anda?


Jika jawabannya adalah YA, maka Anda sedang dalam perjalanan menuju sukses.


Begitulah salah satu nasihat Oprah Winfrey, ratu talk-show dunia yang kesohor itu. "Jika Anda bersedia melakukan pekerjaan Anda yang sekarang tanpa menerima bayaran, Anda dalam perjalanan menuju sukses," katanya. Sebab, jika Anda tidak digerakkan oleh motivasi uang, maka ada kekuatan lain yang lebih besar yang menggerakkan Anda. Kekuatan itu boleh disebut dengan nama apapun-inner power, the giant within, DNA sukses, hasrat inti, burning desire, the spirit of success, dsb-yang jelas kekuatan macam itulah yang menuntun orang meraih sukses.


Nasihat Oprah itu bisa juga dibaca demikian: "Jika Anda bersedia melakukan pekerjaan Anda yang sekarang semata-mata karena menerima bayaran, Anda dalam perjalanan menuju kegagalan." Sebab jika Anda bekerja setiap harinya sekadar untuk mendapatkan gaji setiap bulannya, maka pekerjaan itu pastilah bukan pekerjaan yang menantang bagi jiwa Anda. Pekerjaan itu hanyalah sekadar nafkah yang tidak mendorong Anda untuk meraih sesuatu yang lebih besar dari sekadar materi. Pekerjaan itu tidak menggali bakat-bakat, kemampuan, hasrat dan pilihan-pilihan terbaik Anda. Pekerjaan semacam itu tidak perlu terkait dengan ketetapan hati (pikiran-perasaan-kemauan), sesuatu yang justru sangat penting untuk bisa membuat Anda sukses.


Sungguh menantang untuk mengetahui "apa yang bersedia kita lakukan, sekalipun hal itu tidak mendatangkan uang. Sebab sejak kecil kita diajar untuk mengejar nilai baik dalam tiap ulangan dan ujian di sekolah, tetapi kita tidak diberi contoh bagaimana belajar secara baik. Akibatnya, kita belajar untuk mendapatkan nilai dengan cara menyontek. Kita tidak diajar untuk bersedia memilih jujur, sekalipun mendapatkan nilai jelek di rapor sekolah. Akibatnya kita terbiasa menganggap kejujuran sebagai suatu 'tindakan bodoh' yang harus dihindari sebisanya. Dan karena biasa menyontek, maka kita tidak biasa mempertanyakan minat-bakat-ambisi-hasrat kita yang terdalam. Kita terbiasa untuk menjadi ikut-ikutan, menjadi manusia rata-rata, menjadi bagian dari gerombolan yang tak punya tujuan, tanpa identitas, tanpa rasa tanggung jawab. Kita telah dikelabui oleh cara berpikir "habis sekolah cari kerja yang menghasilkan banyak uang secepat-cepatnya, dengan cara apapun juga".




Sungguh penting mengambil waktu memikirkan "apa yang bersedia saya lakukan, sekalipun hal itu tidak menghasilkan uang". Rutinitas kerja mencari nafkah telah mengaburkan pandangan banyak orang mengenai apa yang sungguh-sungguh diinginkan jiwanya, atau apa yang sebenarnya merupakan tugas dan panggilan hidupnya.


Rutinitas kerja telah menjadi belenggu baja yang memasung segala potensi, sehingga tak kunjung teraktualisasi. Rutinitas kerja telah membuat banyak orang lupa mengejar makna, mencari jawaban yang lebih baik mengenai apa sebabnya ia dilahirkan di bumi ini. Rutinitas kerja telah memasung kreativitas, menurunkan kecerdasan dari tahun ke tahun, sekadar untuk melakukan pekerjaan yang berulang-ulang, yang membuat otak berfungsi minimum, yang membuat hidup terasa membosankan. Rutinitas kerja telah membuat orang lupa bahwa kerja juga merupakan ibadah untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Allah. Rutinitas kerja mengantar orang sampai pensiun. Lalu mati. Tanpa kontribusi. Tanpa makna.


Sungguh menarik untuk menemukan kembali, "apa yang bersedia saya lakukan, sekali pun hal itu tidak menghasilkan uang". Sebab usaha untuk menjawabnya akan menuntun kita masuk ke dalam batin kita, melakukan ziarah spiritual, mengaktivasi kembali kompas jiwa yang lama tersandera. Jalannya pasti tak mudah dan tidak bisa instan. Berbagai kerak dan kotoran batin mesti dikeluarkan lebih dulu, sebelum mencapai kebeningan hati. Persis seperti penggali sumur yang berupaya menemukan air bersih. Ia harus mengebor tanah sampai kedalaman beberapa meter, lalu mengeluarkan air berlumpur secara terus menerus, dengan tekun, dengan ketetapan hati, dengan keyakinan bahwa kebeningan menanti di kedalaman. Setelah menggali sekian puluh meter, ia mungkin baru menemukan air berpasir putih, yang menjadi penanda bahwa sumber air yang jernih telah dekat. Seperti itulah pula pertanyaan reflektif "apa yang bersedia saya lakukan, sekalipun hal itu tidak menghasilkan uang" perlu diselenggarakan. Dilakukan secara secara terus menerus, dengan tekun, dengan ketetapan hati, dengan keyakinan bahwa kebeningan menanti di kedalaman.


Berani mencoba? Refleksi macam begini, memang, bukan untuk orang pengecut!

Thursday, August 11, 2011

The Wisdom of Giving

The Wisdom of Giving

oleh : Andrie Wongso

The Wisdom of Giving

Suatu hari, seorang pengusaha di Hong Kong tanpa sengaja menjatuhkan sebuah logam senilai satu dolar ke dalam parit yang sempit dan dalam. Dengan gelisah, ia berusaha untuk mendapatkan kembali uang logamnya tersebut. Seorang tukang sapu jalan yang kebetulan lewat dan melihatnya, berusaha membantu.


Tak lama kemudian, uang logam itu berhasil ditemukan kembali. Sang pengusaha begitu gembira. Ia mengantongi satu dolar tersebut dan mengeluarkan selembar uang seratus dolar dari dompetnya, lalu diberikannya kepada tukang sapu jalan itu. Sesaat tukang sapu jalan tertegun dan dengan penasaran ia bertanya, "Mengapa Anda lebih rela memberikan seratus dolar daripada kehilangan satu dolar di dalam selokan?"



Sang pengusaha tersenyum dan menjawab, "Bila uang satu dolar ini terjatuh ke dalam selokan maka saya akan kehilangan satu dolar ini untuk selamanya! Tapi bila saya memberi seratus dolar pada Anda, saya tahu bahwa seratus dolar saya masih berada di pasar peredaran uang, dan itu berarti saya bisa mendapatkan kembali uang saya. Mungkin dua kali, sepuluh kali, bahkan seratus kali lipat."


Bila kita ingin memberi berkat kepada orang lain, berarti kita juga harus memulainya dari memberi. Ketika kita memberi, berarti kita memiliki kemampuan, kemauan, ketulusan, keikhlasan, dan rasa syukur.



Kapanpun, di manapun, siapapun, mari berpikir dan berbuat (action)!

"Apa yang bisa kita berikan agar dunia ini bisa menjadi lebih indah, aman, damai, dan mampu menyejahterakan banyak orang?"


Apakah Anda takut untuk memberi?

Sunday, August 7, 2011

Ombak Besar Ombak Kecil - Jati Diri Manusia

Ombak Besar Ombak Kecil - Jati Diri 
oleh : Andrie Wongso


Ombak Besar Ombak Kecil - Jati Diri Manusia
Manusia Banyak yang tak mengetahui apa sebenarnya potensi terbaik yang dimilikinya sehingga dalam hidupnya terus bertanya, bidang apa yang cocok baginya. Ketika mencoba sesuatu dan menemui kegagalan, timbul perasaan, itu bukan bidangnya. Lalu mencari dan mencari lagi sesuatu yang lain. Saat gagal dan gagal lagi, datanglah keraguan, bahwa ia memang bukan dilahirkan untuk menjadi orang sukses. Sukses hanya milik orang-orang tertentu, bukan untuk dirinya. Setelah itu hidupnya dipenuhi dengan kemalasan, tanpa harapan, tidak antusias karena apa pun yang dikerjakannya pasti tidak akan menemui keberhasilan. Sikap seperti ini timbul karena kita tak mengenali siapa diri kita sebenarnya. Sesungguhnya kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan bukan monopoli orang-orang tertentu. Setiap orang dilahirkan dengan peluang kesuksesannya masing-masing. Jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses! Karena itu mengenali jati diri menjadi penting agar kita bisa mengelola potensi terbaik dengan sebaik-baiknya.

Wednesday, August 3, 2011

Preview Majalah LuarBiasa Agustus 2011 - Change or Die Berubah atau Mati




Preview Majalah LuarBiasa Agustus 2011 - Change or Die Berubah atau Mati

oleh : Andrie Wongso


Ada pepatah bijak menyebutkan, satu-satunya yang tak berubah adalah perubahan itu sendiri. Perubahan adalah sesuatu yang pasti, sesuatu yang sulit dielakkan, sesuatu yang niscaya. Setiap orang, setiap bangsa, dihadapkan pada tantangan yang sama yaitu perubahan. Mereka yang siap menghadapi perubahan, mereka itulah yang akan berhasil.



Meski tak mudah, perubahan adalah jawaban kesulitan. Banyak inspirasi diberikan oleh mereka yang sukses melakukannya. Bahkan sukses besar seringkali terselip di dua pilihan sempit ini: Berubah atau Mati. Untuk itulah majalah LuarBiasa edisi Agustus 2011 ini menurunkan cover story “CHANGE or DIE”.



Siapa saja yang memberi inspirasi?

    * Stanley Atmadja mengalami banyak fase “Change or Die” yang telah mengubah hidupnya. Mulai dari keluar dari zona nyaman saat menjadi petinggi Citigroup untuk mengawali bisnis sendiri dengan membangun Adira dari nol, hingga menjual Adira yang dibesarkannya ke Bank Danamon. Semua itu sudah diperhitungkannya dengan matang dan memberikan dampak besar pada kesuksesan dirinya dan perusahaannya.

   
    *BIL Project mungkin tak banyak yang mendengar. Tetapi menyebut nama ketiga musisi ini, Ikang Fawzi, Ekki Soekarno, dan Gilang Ramadhan, pasti mengetahui siapa mereka. Mereka adalah bersaudara ipar yang tergabung dalam kelompok musik baru Brother In Law Porject alias BIL Project. Dan ternyata proyek besarnya adalah “bersih-bersih Indonesia”.
   
    * Pentas “Indonesia Kita” yang digagas Butet Kartaredjasa selalu dijubeli penonton. Ia dan rekan-rekannya bahkan tak segan mengajak tokoh nasional seperti Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan tokoh PDIP Pramono Anung ikut “manggung”. Inikah era kebangkitan seni tradisional?

   

Selain mereka, ada sederet tokoh sukses lain yang pantas disimak:

   1. Ikrar Nusa Bhakti. Banyak yang melihat kondisi Indonesia saat ini mengkhawatirkan. Peneliti di Pusat Penelitian Politik LIPI ini menyebutkan, hanya ada dua pilihan: Bangkrut atau Berjaya. Tetapi ia punya skenario optimisnya yang dipaparkan kepada Majalah LuarBiasa.

   
   2. Pandji Pragiwaksono. Melalui karyanya ia berani mengkritik sekaligus menawarkan berbagai solusi untuk melakukan sesuatu bagi Indonesia. Ia berharap, para pemuda bukan sekadar menginginkan perubahan, tapi harus aktif menciptakan perubahan

   
   3. Hendra B. Sjarifudin berhasil membangun Kenari Djaja menjadi perusahaan besar yang lebih dikenal sebagai “raja kunci” di Indonesia. Siapa sangka usaha ini dimulai dari sebuah oplet.

   
   4.Jamie Oliver. Siapa bilang hobi memasak profesi chef hanya akan membuat seseorang populer di sekitar dapur? Pemuda Inggris ini membuktikan bahwa memasak bisa mendorong seseorang ke puncak kepopuleran bak selebriti.

Baca juga artikel-artikel khas majalah LuarBiasa:

   1.Success Tips
      Mitos kehidupan yang perlu diluruskan

   
   2. Motivational Tips
      Positive thinking perlu dilatih

   
   3. Chinese Wisdom
      Semua gagak di dunia berwarna hitam



Majalah LuarBiasa.. full motivation, inspiration, and wisdom. Nutrisi mental! Dibaca kapan pun tetap "berisi"!



    Info/pemesanan/berlangganan:  hubungi (021) 6339523, 33445555 pada jam dan hari kerja.

    Atau KLIK http://www.majalahluarbiasa.com

Monday, July 25, 2011

Ketegaran dan Kesabaran

Ketegaran dan Kesabaran

oleh : Andrie Wongso

Alkisah, sepulang dari sekolah, Putri datang kepada ayahnya yang sedang membaca koran di teras belakang rumah.

“Ayah, ” sapa Putri dengan kepala tertunduk dan nada suara yang murung.

Sambil menurunkan koran yang sedang dibacanya, sang ayah memandang putrinya yang beranjak remaja itu. “Ada apa, Nak? Bagaimana di sekolah?”

“Ayah. Putri merasa capek. Putri sudah belajar mati-matian, untuk mendapat nilai bagus di sekolah. Tapi teman sekelasku bisa dapat nilai bagus dengan cara mencontek. Itu kan tidak adil namanya. Putri juga capek karena harus membantu ibu membersihkan rumah hingga waktu belajarku jadi kurang, sedangkan temanku pada punya pembantu. Kenapa kita tidak punya pembantu, Ayah?”

Dengan suara lebih lantang, si Putri melanjutkan uneg-unegnya.

“Putri juga capek, karena harus menabung dulu untuk bisa membeli sesuatu, sedang temanku bisa belanja tanpa harus menabung. Lebih capek lagi, Putri harus menjaga segala ucapan dan tingkah laku, sedangkan teman-temanku seenaknya berbicara sampai Putri sakit hati! Pokoknya, Putri capeeek menahan diri. Putri ingin seperti mereka. Bebas berkata dan melakukan apapun.” Dari suara sendu, Putri pun kemudian menangis tersedu-sedu.

Sambil mengelus kepala anak si putri penuh sayang, ayah berkata, ”Jangan menangis Putri. Ayo ikut, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu!”

Sambil bergandengan tangan, ayah-anak itu menyusuri jalan yang berlubang di sana sini dengan banyak genangan air, semak berduri dan berbagai serangga yang berdengung di sekitar mereka.

”Ayah, kita mau ke mana sih?” tanya si Putri bingung. “Jalanan begitu kotor, aduuh... kaki Putri luka tergores duri. Iiih banyak nyamuk dan serangga pula!”

Sang ayah hanya menjawab pendek, “Sabar Putri, tegar Putri, sebentar lagi....”  

Ketegaran dan Kesabaran
Akhir perjalanan, mereka sampai di sebuah telaga yang menakjubkan. Airnya sangat jernih dan segar. Di sekelilingnya bunga yang cantik dan pepohonan yang rindang, serta burung dan kupu-kupu beraneka warna. Si Putri terpana kagum.

”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi padahal tempat ini amat indah? Karena tidak banyak orang yang mau bersusah payah menyusuri jalan kecil yang jelek tadi sehingga mereka tidak bisa menikmati surga alam yang begitu indah. Untuk menikmati sesuatu yang indah, perlu perjuangan dan kesabaran. Sama seperti kehidupan ini, harus sabar, tegar dalam bersikap baik, sabar dalam kejujuran, sabar dalam memperjuangkan kebenaran nilai. Tegar dalam menghadapi setiap kesulitan dan masalah yang muncul. " 

“Tapi Yah, kan tidak mudah untuk selalu bersabar dalam kebenaran.”

“Memang,” jawab sang ayah dengan lembut. “Karena itu, Ayah dan ibu senantiasa menggenggam tangan Putri, membimbing dan mendukung dalam kebaikan dan kebenaran. Hingga kelak suatu saat nanti, Putri mampu tegak berjalan sendiri, mulia bagi keluarga dan sesama. Apakah Putri mengerti?”

”Mengerti Ayah, terima kasih.”

12 karakter dasar entrepreneur



12 karakter dasar entrepreneur
 1. Percaya Diri
Percaya diri adalah ciri khas seorang entrepreneur. Ini adalah modal pertama yang harus dimiliki. Kita memang tidak dilahirkan dengan tingkat percaya diri yang sama, namun bukan berarti Anda tidak mampu. Brad Sugars mengatakanconfident muncul karena tindakan dan pengambilan keputusan yang berani saat mereka dalam keraguan. Justru disaat ragu mereka lebih banyak memutuskan “Yes” daripada “No”.
Mereka yang sering mengalami keraguan harus lebih sering mengambil keputusan kecil dan besar. Dengan demikian keputusan ini akan memupuk rasa percaya diri dan respek dari kawan maupun lawan.
2. Memiliki rasa tanggungjawab
Mereka bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Mereka bertindak dan memberi perhatian penuh terhadap proses. Mereka melihat solusi dari setiap masalah, bukan menyalahkan keadaan atau anak buah betapapun sulit keadaan itu. Dengan mental positif ini sang pengusaha mengajarkan seluruh karyawan untuk belajar bertanggung jawab. Mereka menggerakkan setiap individu agar dapat diandalkan dan membiarkan setiap individu merasakan nikmatnya memenangkan profit, teamwork, dan kesuksesan bisnis.
3. Mampu berkomunikasi
Entrepreneur menyadari bahwa faktor manusia sangat penting bagi kesuksesan bisnis. Bukan hanya karyawan tapi termasuk juga customer, business partner, dan elemen manusia lainnyalah yang membuat bisnis sukses atau hancur berkeping-keping. Maka komunikasi menjadi kunci kesuksesan dalam menciptakan hubungan yang harmonis.
Seorang entrepreneur terus mempelajari cara berkomunikasi efektif, baik secara tulisan maupun lisan.Mereka mau mendengar, berpikiran terbuka, menjaga integritas dengan mengatakan secara jujur apa yang ada didalam pikirannya.
4. Sangat Terbuka untuk Belajar Hal Baru
Ini adalah salah satu karakteristik yang paling saya kagumi. Enterpreneur adalah pembelajar sejati. Mereka sangat terbuka dengan semua hal yang berhubungan dengan ilmu baru. Banyak yang tidak mengecap pendidikan bisnis secara formal, namun mereka penuh semangat mencari informasi, bertanya, riset dan membaca buku. Tidak sedikit entrepreneur yang autodidak, mereka belajar dari kesalahan. Mereka tidak memiliki arogansi, ego dan dibutakan dengan melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang.
5. Team Player
Ini satu hal yang menarik berdasarkan penelitian para pakar bisnis. Entrepreneur adalah pemain tim yang penuh komitmen. Mereka menyadari bahwa sebatang lidi bisa dengan mudah dipatahkan, namun sapu lidi sangat sulit untuk dihancurkan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Mereka juga menciptakan leverage, daya ungkit dari teamwork untuk menyelesaikan persoalan bisnis yang rumit dan berat.Tidak ada entrepreneur yang sukses tanpa dukungan tim sukses.
6. System-Oriented
Seperti seorang ahli matematika, formula yang benar akan memberikan hasil yang benar. Selama kita masih menggunakan formula yang sama, hasilnya pasti sama. Seorang entrepreneur sangat mengandalkan sistem. Mereka berupaya menyelesaikan masalah dengan sistem sebelum mencari penyelesaian manusia. Mereka percaya bahwa bisnis yang sukses bukan karena mengandalkan manusianya tapi sistemlah yang bekerja.Manusia bisa sakit, cuti, resign. Jika entrepreneur mengandalkan manusia, maka sistem akan berhenti saat manusianya tidak di tempat.
Untuk itu entrepreneur perlu membuat sebuah blueprint dan guidance agar ada alat yang bisa memandu untuk mencapai hasil yang diinginkan secara konsisten. Nah, saat terjadi sebuah masalah, seorang entrepreneur akan menganalisa sistem yang sudah ada, melakukan desain ulang, implementasi, dan menyempurnakan sistem tersebut.
7. Dedikasi Tinggi
Seorang entrepreneur mendedikasikan dirinya untuk menyelesaikan rencana-rencananya, visinya, dan mimpi-mimpinya yang merupakan tujuan hidupnya.Salah satu alasan mengapa sebuah perusahaan gagal adalah karena bisnis tersebut kehilangan fokus.Contoh yang sangat nyata, Donald Trump sangat fokus dengan property, Anita Roddick sangat fokus dengan kosmetik ramah lingkungan, Warren Buffet sangat fokus dengan investing, Bill Gates sangat fokus dengan Microsoft, Michael Dell sangat fokus dengan Dell Computer,Robert Kyosaki sangat fokus dengan edukasi financial, Anthony Robbins sangat fokus dengan peak performance coach. Tidak menghiraukan masalah dan upaya yang harus dilakukan, seorang pengusaha sangat berdedikasi tinggi dan single-minded atas komitmen terhadap goal mereka.
8. Grateful
Entrepreneur sejati ternyata adalah orang-orang yang penuh rasa syukur. Mereka sadari semakin bersyukur, semakin tangan terbuka semakin terbuka pula pintu-pintu rizki.Karena hanya orang yang menghargai pemberian akan lebih banyak diberi.Mereka bukan hanya bersyukur menerima kebaikan, namun mereka juga bersyukur karena mendapat pembelajaran dari kesalahan. Mereka tidak menganggap remeh apapun, dan inilah yang memberikan mereka ketekunan, daya tahan serta fleksibilitas untuk terus maju.
9. Optimistic
Mereka sangat optimis. Mereka tidak menjadikan kegagalan masa lalu menjadi hambatan untuk maju. Ambil hikmah dari kegagalan dan ciptakan momentum baru. Saat musim kemarau mereka tetap menaruh harapan bahwa musim hujan akan tiba dan saat makmur menghampiri, mereka menambah keyakinan, iman, dan pengharapan bahwa dunia akan menjadi lebih baik.
10. Fun
Semangat tinggi. Sebanyak 80% kegagalan di dunia bisnis disebabkan oleh manusia. Untuk itu entrepreneur sangat menghargai hubungan antar-manusia. Mereka sangat mudah didekati, suka bersosialisasi juga humoris. Semangat mereka menular kepada team, pelanggan, teman, suplier.Meskipun mereka adalah pekerja keras, mereka juga seimbang dalam membagi kesenangan, bersama keluarga. Para psikolog mengakui, entrepreneur yang memiliki keseimbangan antara kerja keras dengan fun adalah orang yang lebih berpotensi memiliki karir dan kesuksesan lebih tinggi lagi.
11. A Leader by Example
Selain self motivated, mereka juga memiliki kemampuan untuk memimpin orang. Mereka memahami pentingnyateamwork, dan mereka memahami bahwa mendukung orang lain untuk sukses dan menjadi pemimpin akan membawa hasil yang lebih memuaskan lagi.Mereka bukan leader yang tidak bisa digantikan sehingga menimbulkan ketergantungan.
12. Not Afraid of Risk or Success
Bukan hanya mengambil kesempatan, namun mereka mengambil resiko. Banyak orang menghambat kesuksesan dengan cara menurunkan mimpi dan takut dengan kemungkinan sukses. Ada pengusaha yang masih memiliki employee mindset bertahan dengan familiarity, zona nyaman, dan berusaha untuk tidak berubah. Entrepreneur bukan orang yang tak kenal rasa takut. Mereka menciptakan prioritas sehingga mengalahkan rasa takut gagal, frustrasi, kebosanan, ketidakpuasan dan takut sukses.
Salam FUNtastic!
Written by:
Tom Mc Ifle
COO ActionCOACH Indonesia
Business & Executive Coach
Penulis buku best seller, Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Iklan





Monday, July 18, 2011

2 Hal Penting Bagi Pemenang

sumber : Andrie Wongso
2 Hal Penting Bagi Pemenang

  • Mampu memikirkan apa yang tidak dilakukan pesaing!
  • Mampu melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh pesaing!

Untuk sukses dalam bisnis serta mampu memuaskan kebutuhan pelanggan, kita harus memiliki “faktor kekuatan / kelebihan” (baik itu produk, jasa, harga, lokasi, strategi, timing, servis, sumber daya manusia, dan lainnya).

Dunia bisnis selalu berubah. Hari ini suatu produk bisa menguasai pangsa pasar besar, namun esoknya bisa menjadi produk yang ‘mandul’ karena terlibas oleh pesaing yang mampu menghasilkan produk yang lebih unggul, lebih tangguh, dan punya “keunikan”. Maka agar tetap eksis sebagai pemenang, kita dituntut berani melakukan perubahan, pembenahan, dan kreativitas secara berkesinambungan.

2 Hal Penting Bagi Pemenang


Be the bestAlways!

kumpulan motivasi stia aan
 

Thursday, July 14, 2011

Kebahagiaan yang Menular

Kebahagiaan yang Menular 
oleh Andrie Wongso

Kebahagiaan yang Menular
Tadi pagi, seorang pemuda berangkat kerja. Ia memanggil taksi dan naik sambil menyapa sopir taksi itu terlebih dahulu. "Selamat pagi, Pak," katanya sambil tersenyum. "Pagi yang cerah ya?" Lalu ia bersenandung kecil. Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya :) Dengan senang hati, ia melajukan taksinya. Sesampainya di tempat tujuan, pemuda itu membayar dengan selembar Rp20.000, untuk argo yang hampir Rp15.000 "Kembaliannya buat Bapak saja. Selamat bekerja, ya Pak," kata pemuda itu sambil tersenyum. "Terima kasih," jawab sopir taksi itu dengan penuh syukur. "Wah...aku bisa sarapan dulu nih," pikir sopir taksi itu. Dan ia pun menuju ke sebuah warung. "Biasa, Pak?' tanya si mbok pemilik warung. "Iya biasa, nasi sayur. Tapi untuk hari ini tambahkan sepotong ayam," jawab pak sopir dengan tersenyum. Setelah selesai makan, ketika membayar nasi, ditambahkannya Rp1000. "Buat jajan anaknya si mbok," begitu katanya. Dan dengan tambahan uang jajan seribu rupiah, pagi itu anak si mbok berangkat ke sekolah dengan senyum lebih lebar. Ia bisa membeli dua buah roti pagi ini. Dan satu roti, diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal. Begitulah, cerita bisa berlanjut. Bergulir... seperti "bola salju"... Pak sopir bisa lebih bahagia hari itu. Begitu juga keluarga si mbok. Teman-teman si anak. Keluarga mereka. Semua tertular kebahagiaan! :)

 kumpulan motivasi stia aan

foto 17+ terbaru 2011-2012

sumber : andrie wongso
foto 17+ terbaru 2011-2012 yang saya maksud disini adalah foto yang memberikan kita motivasi

perhatikan foto- foto ini

foto 17+

foto 17+


foto 17+

anda termotivasi dengan foto tersebut simak kata motivasi dari (Albert Einstein)


Jika seseorang merasa bahwa mereka tidak pernah melakukan kesalahan selama hidupnya, maka sebenarnya mereka tidak pernah mencoba hal-hal baru dalam hidupnya. 

kumpulan motivasi stia aan

Sunday, July 10, 2011

Belajar dan Belajar Lagi

oleh Andrie Wongso


Belajar dan Belajar Lagi

Tak ada juara yang tak terkalahkan. Juara selalu berganti. Mungkin soal waktu saja yang membedakannya. Dulu petinju kelas berat Mike Tyson sulit mencari tandingannya. Namun siapa sangka petinju yang pertama kali mengalahkannya adalah James Douglas—yang tak begitu terkenal dan tak diperhitungkan akan bisa mengalahkannya. Masih banyak cerita lain di dunia olahraga yang menunjukkan bahwa kejutan selalu terulang. Pemenang tak selalu datang dari pihak yang diunggulkan. Para underdog itu selalu mengintip kelengahan para juara atau para unggulan yang terbuai dengan kesombongannya.

Belajar dan Belajar Lagi

Di tataran lain, di dunia pada umumnya, kesombongan juga selalu menjadi “senjata makan tuan”.  Kerap kita menganggap seseorang itu tak ada apa-apanya karena melihatnya dari penampilan yang tak meyakinkan, latar belakangnya yang minor, atau sisi lain yang terbilang kurang. Namun kita baru merasa kagum setelah menyimak apa yang ia katakan, melihat apa yang ia kerjakan, bagaimana ia mengalahkan kita, atau menelusuri lebih jeli prestasinya yang telah ia buat. Karena itu, jika kita tidak arif, kita akan terjebak atau terkubur oleh kepongahan yang kita buat sendiri karena tak peka dan tak awas terhadap apa yang bisa menjatuhkan kita.

Bagaimana seharusnya kita besikap?

kumpulan motivasi stia aan

Kata Kata Motivasi di cartoon Naruto

Kata Kata Mutiara di cartoon Naruto
Kata Kata Motivasi di cartoon Naruto




silahkan dibaca kata kata motivasi :

1. “Kalau mau saling mengerti, lakukan saja setelah membuat lawan mengalami hal yang sama” (Yahiko, chapter 372)

2. “Aku hanya ingin melindungi mereka, walau harus menjalani penderitaan seperti apapun” (Nagato, chapter 373)

3. “Penderitaan membuatku semakin kuat dan berkembang” (Pain, chapter 474)

4. “Shinobi yang melanggar aturan memang disebut sampah, tetapi shinobi yang meninggalkan sahabatnya lebih rendah dari sampah” (Uchiha Obito)

5. “Aku tak akan menarik kembali kata-kataku, karena itulah jalan ninjaku” (Uzumaki Naruto)

6. “Selemah apapun musuhku, aku tidak akan meremehkan mereka” (Aburame Shino)

7. “Kau lemah, kenapa kau lemah??? Soalnya kurang sesuatu, yaitu kebencian” (Uchiha Itachi)

8. “Seni itu adalah sesuatu yang rapuh, yang menghilang dalam sekejap” (Deidara)

9. “Aku tersesat di jalan yang bernama kehidupan” (Hatake Kakashi)

10. “Sepertinya aku harus meninggalkan Konoha demi menyelamatkan Konoha” (Jiraiya)

11. “Manusia tak kan pernah bisa menang dari rasa kesepian” (Gaara)

12. “Yang diperlukan oleh Shinobi bukan jumlah jutsu yang dapat dikuasainya, tetapi yang diperlukan Shinobi adalah tekad pantang menyerah” (Jiraiya)

13. “A loser is a loser” (Neji Hyuuga)

14. “Kemampuan individu seorang ninja memang penting, tetapi yang lebih penting lagi adalah kerjasama tim” (Hatake Kakashi)

15. “Kalau tanganku patah, akan ku tendang dengan kakiku ini. Kalau kakiku patah, akan ku gigit dengan gigiku ini. Kalau gigiku dihancurkan juga, akan ku lihat dengan dengan tatapan penuh kebencian. Dan kalau mataku dihancurkan juga, akan ku gunakan kutukan untuk melawannya, aku pasti akan mengembalikan Sasuke” (Uzumaki Naruto)

16. “Shinobi bukan dilihat dari cara hidupnya, tetapi bagaimana ia mati” & “Kehidupan Shinobi dinilai bukan dari bagaimana menjalaninya, tetapi dari apa yang sudah dilakukannya” (Jiraiya)

17. “Semua orang hidup terikat dan bergantung pada pengetahuan atau persepsinya sendiri, itu disebut kenyataan. Tetapi pengetahuan atau persepsi itu sesuatu yang samar. Bisa saja kenyataan itu hanya ilusi, semua orang hidup dalam asumsi” (Uchiha Itachi)

18. “Masa depanmu adalah kematian” (Hatake Kakashi)

19. “Kau gagal tetapi masih bisa mampu bangkit kembali, karena itu menurutku arti dari kuat yang sebenarnya” (Hinata Hyuuga)

20. “Aku akan menolongnya meski harus mengorbankan nyawa karena dia adalah temanku” (Shikamaru Naara)


21."Ninja Yang Paling Buruk adalah Ninja Pengkhianat Desa... Ninja Yang Lebih Buruk Dari Ninja Pengkhianat Desa Adalah Ninja Yang Membiarkan Temannya Dalam Bahaya....!!!" (Kakashi Hatake)


22.".. seperti apapun juga.. aku akan terus melangkah dan melangkah untuk menolong sasuke, walau harus mempertaruhkan nyawa seperti apapun.."( Naruto Uzumaki)

23."jangan tarik kata katamu..sekalipun itu akan membawamu kepada kehancuran..karena kau laki laki,,dan itu adalah jalan ninjamu..(uzumaki naruto)

24."Kau adalah anaku, dan dengan kekuatan Kyuubi kau akan membangun kembali Konoha!"
( Minato Namikaze)

25."aku ini tidak punya orang tua, aku selalu mrasa sendiri
sluruh orang didesaku memandangku dengan tatapan kebencian, mereka menganggapku monster, sampai-sampai keberadaanku pun tidak mereka hargai, tetapi ada satu orang yang mengakui keberadaanku, ia adalah orang yang pertama kali mengakui kalau aku ini ada, dan selamanya takkan ku biarkan ia pergi, ia adalah sasuke
, sasuke adalah teman terbaikku" (Uzumaki Naruto)

26. "aku lebih menyayangi sasuke sebagai temannya, melebihi kau yang saudaranya sendiri" (Uzumaki Naruto)

27. "Tanpa arah dan tujuan, tidak ada gunanya seorang ninja hidup di dunia ini" (Guy Maito)

28. "kalau rasa keadilanmu menurun berarti kau melemah, dibawah rasa keadilan tidak ada kelemahan apapun!" (Kakashi Hatake)

29. "Kegagalan juga menyenangkan, hidup dengan kepercayaan bahwa cobaan itu berguna untuk menempa diri sendiri" (Jiraiya)

30. "I used to cry and give up,, I nearly went to the wrong way but you.. you always show me the right way. I always chasing you... wanting to overtake you.. I just wanna talk with you.. I wanted to be with you.. you changed me.. your smile saved me"
so I'm not afraid to die protecting you.......... Because "I LOVE YOU" (Hinata Hyuuga) 

31. "Seseorang akan menjadi kuat apabila melindungi seseorang yang dicintainya" (Haku)

32."Aku hanya ingin hidup seperti awan. Bebas, dan tenang. Ketika aku tua nanti, aku mempunyai seorang istri dan mempunyai 2 anak, satu laki-laki dan satu perempuan, lalu aku meninggal duluan, dan begitulah kehidupanku berlangsung. Sayangnya semua tidak semudah itu, merepotkan sekali!" (Shikamaru Nara)

33. "Aku sekarang bisa melihat segala sesuatu yang tidak bisa kulihat sewaktu aku masih menjadi manusia" (Pain)

34. "Jalan hidup seorang murid adalah warisan dan estimasi dari sang guru" (jiraiya) 

35. "Saat kau mengenal kasih sayang , kau juga menanggung resiko kebencian" (Itachi Uchiha)

36. "Keberuntungan juga merupakan kekuatanmu" (Guy Maito)

37. "Sudah kubilang, aku ya aku, kamu ya kamu, soal siapa yang lebih hebat itu cerita yang membosankan" (Shikamaru Nara)

38. "Kau adalah jenius dalam kerja keras (Guy Maito to Rock Lee)

39. "Someone who don't know pain will not know how true peace is like" (Pain)

40. "Memanjakan dan mengasihani itu berbeda" (Yamato)

41. "Jutsu is not the only weapon, I tell you that!" (Shikamaru Nara)

42. "When people get hurt, they learn to hate" (Jiraiya)

43. "Daripada suapan terakhir makanan selezat apapun atau diejek gendut, aku lebih tidak bisa memaafkanmu kalau kau menghina sahabatku !!!!!" (Chouji Akimichi)

44. "Seni itu abadi dan akan selalu dikenang" (Sasori)

45. "Aku tidak suka dengan orang yang membohongi dirinya sendiri ditengah turunnya salju" (Uzumaki Naruto)

46. "Tidak Semua Mimpi dan harapan akan terwujud sesuai dengan keinginan kita" (Orochimaru)

47. "Untuk mencapai tujuan akhirmu, kamu harus bersabar" (Tobi)

48. "Ular yang melata di tanah bermimpi terbang di angkasa itu hal yang mustahil. Kau yang ingin melakukan sesuatu dan mengincar anak ayam di sarang, malah berbalik diincar oleh mata rajawali yang terbang tinggi di langit" (Sasuke Uchiha to Orochimaru)

49. "Keadilanmu adalah membunuhku dan akatsuki, keadilanku adalah balas dendam terhadap konoha, semua ada latar belakang yang benar, lalu apakah kau dapat menjawab apa itu keadilan?" (Pain to Naruto)

50. "Renge (teratai) konoha bersemi dua kali, saat kita bertemu lagi nanti aku berjanji akan menjadi orang yg lebih kuat" (Rock Lee to Sakura)

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4253546


kumpulan motivasi stia aan

Saturday, July 9, 2011

Kenali Tipe Kepribadian Demi Karier yang Tepat

Kenali Tipe Kepribadian Demi Karier yang Tepat

Kenali Tipe Kepribadian Demi Karier yang Tepat


SEPERTI apakah kepribadian Anda? Apakah kepribadian Anda cocok dan nyaman dengan pekerjaan yang kini tengah Anda jalani? Kalau belum, dalami kepribadian Anda agar bisa mendapatkan karier yang tepat.  

Selain keterampilan yang dimiliki, kepribadian ternyata juga bisa dijadikan ukuran untuk memilih karier yang tepat. Menurut teori psikologi yang ada dan sudah diterima di kalangan luas, ada tujuh tipe kepribadian manusia yang bisa dijadikan ukuran untuk menentukan bagaimana sebaiknya orang tersebut mencari pekerjaan yang tepat untuknya. Berikut tujuh tipe kepribadian tersebut beserta saran para ahli untuk pekerjaan yang tepat untuknya.



1.Pekerja (realistis) 

Tipe seperti ini adalah tipe orang yang puas jika berhasil menyelesaikan pekerjaannya. Mereka suka kegiatan fisik dan bekerja dengan tangannya.
Karena tipe pekerja adalah orang yang termotivasi jika mendapatkan pujian, psikolog sosial Rachelle J Center, penulis “Make the Right Career Move”, menyarankan agar orang dengan tipe ini menetapkan target per hari atau per minggu. Misalnya dengan membuat target menyelesaikan tiga pekerjaan per hari. Jangan lupa juga untuk melakukan penyegaran dengan bersantai atau melakukan hobi agar saat kembali bekerja, pikiran dan tenaga bisa kembali segar.

2. Pemikir (investigator) 
Mereka adalah orang yang selalu penasaran dengan apa yang terjadi di dunia. Mereka adalah orang yang senang menganalisis dan menggunakan berbagai metode untuk memecahkan masalah. Gunakan rasa keingintahuan dan daya analisis tersebut untuk mencari perusahaan dan posisi yang baik bagi masa depan Anda. Jika sudah menemukannya, tonjolkan kualitas diri dengan membuat surat lamaran yang tak biasa dan mampu menarik perhatian perusahaan tersebut.

3. Persuader (orang yang persuasif) 
Mereka adalah orang-orang yang senang berbincang dan memengaruhi orang lain. Karena itulah, penampilan mereka tampak percaya diri dan memiliki kualitas sebagai seorang pemimpin.
Orang-orang seperti ini, menurut Canter, adalah orang yang pandai mencari celah dan mampu mendapatkan pekerjaan yang terbaik. Mereka bisa menjual kelebihan mereka saat sedang melakukannetworking atau wawancara kerja.

4. Koordinator 
Mereka adalah orang yang peduli terhadap detail. Mereka senang mengorganisasi dan ingin semua hal berjalan dengan lancar.
Karena mereka adalah orang yang mampu mengumpulkan semua elemen hingga menjadi sebuah sistem yang berjalan efektif, elemen-elemen atau orang-orang yang bekerja di bawah panduannya ialah harta tak ternilai. Jalin kerja sama yang baik dengan orang-orang itu karena mereka adalah jalan bagi perkembangan karier atau bisnis bagi tipe koordinator.

5. Kreator (artistik) 
Mereka adalah orang-orang dengan pemikiran yang orisinal, kreatif, dan mudah menyesuaikan diri. Mereka juga senang berpikir “out of the box”. Gunakan kelebihan beradaptasi saat mencari pekerjaan. Jangan ragu mencari pekerjaan di luar latar belakang pendidikan atau pekerjaan yang sama sekali baru karena pekerjaan baru tersebut bisa jadi akan membuat pikiran Anda semakin kreatif.

6. Penolong 
Mereka adalah orang yang punya jiwa sosial tinggi, senang membantu orang lain, dan senang memberi saran bagi kebaikan orang lain. Cari tahu apa saja hal yang bisa dilakukan untuk membantu perusahaan tempat melamar kerja. Cantumkan beberapa ide yang bisa diberikan ke perusahaan tersebut dan cantumkan di surat lamaran. Jika dipanggil, presentasikan ide-ide tersebut di hadapan mereka.

7. Pembantu 

Mereka punya tingkat kesabaran yang tinggi dan senang menolong orang lain demi kenyamanan dan kebutuhan orang tersebut. Kebaikan dan ketulusan tersebut akan menarik simpati banyak orang dan bisa menjadi pintu bagi kesuksesan seorang bertipe pembantu

sumber : http://inspirasiduniakita.blogspot.com/2011/07/kenali-tipe-kepribadian-demi-karier.html


kumpulan motivasi stia aan

Agar hidup Lebih Bahagia

Agar hidup Lebih Bahagia
Agar hidup Lebih Bahagia


1. Jangan Takut dan Khawatir

Perasaan takut dan khawatir merupakan pikiran kita yang paling tidak produktif. Sebagian besar hal-hal yang kita khawatirkan atau takutkan tidak pernah terjadi. Jadi untuk apa kita khawatir dan takut?


2. Jangan Pernah Menyimpan Dendam
Dendam adalah hal terbesar dan akan menjadi beban terberat jika kita menyimpannya di dalam hati. Maukah anda membawanya sepanjang hidup? …. Saya rasa tidak. Jangan sia-siakan energi kita dengan menyimpan dendam, sudah pasti tidak ada gunanya. Gunakanlah energi kita tersebut untuk hal-hal yang positif.
3. Fokus Pada Satu Masalah
Jika kita memiliki beberapa masalah, selesaikanlah masalah kita satu per satu. Jangan terpikirkan untuk menyelesaikan masalah secara sekaligus karena justru akan membuat kita semakin stress.
4. Jangan Membawa Tidur Masalah Anda
Masalah adalah hal yang sangat buruk untuk kesehatan tidur kita. Pikiran bawah sadar kita adalah hal yang luar biasa yang dapat membuat kita gelisah dan tidur kita menjadi tidak nyenyak.
5. Jangan Mengambil Masalah Orang Lain Untuk Anda Selesaikan
Membantu orang lain yang sedang dalam masalah adalah hal yang mulia, tetapi jika kita mengambil porsi terbesar untuk menyelesaikan masalah orang lain tersebut justru itulah kesalahan terbesar. Biarkanlah orang tersebut yang menyelesaikan masalahnya sendiri dengan porsi terbesar.



6. Jangan Hidup di Masa Lalu


Mungkin terasa nyaman bagi kita mengingat hal-hal yang menyenangkan di masa lalu tetapi jangan anda terlena didalamnya. Konsentrasilah dengan apa yang terjadi saat ini, karena kita pun akan bisa merasakan banyak kebahagiaan di saat ini. Saya yakin kita akan mempunyai perasaan yang jauh lebih berbahagia jika kita merayakan apa yang terjadi saat ini dibanding dengan mengingat-ngingat kebahagiaan di masa lalu.
7. Jadilah Pendengar yang Baik

Mungkin sebagian besar orang termasuk saya  susah untuk menjadi pendengar yang baik. Justru sebaliknya kita mengharapkan orang lain yang mendengarkan omongan kita, tetapi sebetulnya dengan belajar mendengarkan orang lain, kita akan mendapatkan banyak hal baru yang dapat sangat berguna bagi kebahagiaan hidup kita.


8. Jangan Biarkan Frustasi Mengatur dan Bahkan Mengacaukan Hidup Anda
Kasihanilah diri kita lebih dari apa pun, maksud saya adalah janganlah kita menyerah pada frustasi. Maju terus. Ambillah tindakan-tindakan positif dan lakukanlah dengan konsisten.



9. Bersyukurlah Selalu


Bersyukur dan berterimakasihlah atas semua yang kita dapatkan, bukan hanya hal yang positif saja tetapi juga hal yang negatif, karena saya percaya dibalik setiap hal yang negatif tersebut ada hal baik yang bisa kita pelajari.
sumber : http://inspirasiduiakita.blogspot.com/2011/07/agar-hidup-lebih-bahagia.html

kumpulan motivasi stia aan